Friday, October 23, 2020

P21 Dua Mucikari Artis VS Siap Diadili

Most Read

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Tukang Service Handphone Tewas Mengenaskan

Radartvnews.com-Tukang service handpone ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan didalam rumahnya di jalan Mayjen Sutioso, Kota Baru, Tanjung Karang Timur...

Velg Mobil Hilang, Warga Telukbetung Dipaksa Kencingi Al-Quran

Radartvnews.com- Dua warga Telukbetung Selatan, diperiksa Satreskrim Polresta Bandar Lampung (20/10) karena memaksa warga bersumpah dengan mengencingi dan membakar ...

Gagal Aura Kasih, Muncikari Datangkan Vernita Syabilla

Radartvnews.com- Dua terdakwa mucikari prostitusi artis Meilianita Nur Azi warga Tambora, Jakarta Barat dan Maila Kaisa warga Pemalang, Jawa...

Pabrik Singkong di Demo, Ketua DPRD Akan Pimpin Aksi

Radartvnews.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Petani Singkong Lampung Utara menggeruduk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBP), Rabu...

Dua Oknum Satpol PP Nyabu di Rumdis Bupati Lampung Utara

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara, Rabu 20 oktober 2020 menggerebek dua oknum Satpol PP saat asik mengkonsumsi...

Radartvnews.com– Tim Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung, senin siang (28/9/20) melimpahkan dua tersangka muncikari bernama  Meili Anita (22) dan Maila Kaisha (31) ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Keduanya terlibat dalam kasus prostitusi online yang melibatkan artis seni peran Vernita Syabila akhir agustus 2020.

Ipda Liafani Karen Kanit PPA Polresta Bandar Lampung menjelaskan, pelimpahan kedua tersangka muncikari ini setelah berkas penyidikan dalam perkara kasus perdagangan manusia telah diteliti dan dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak Kejaksaan Negeri Bandar Lampung untuk dilimpahkan ke pengadilan agar segera diajukan ke persidangan.

Berita Lainnya  ASN Diduga Tak Netral Diperiksa Inspektorat, Walikota Serahkan ke Bawaslu

Dalam penangan kasus dugaan perdagangan manusia ini, tim penyidik PPA Polresta Bandar Lampung juga melampirkan sejumlah alat bukti berupa ponsel genggam yang terdapat percakapan perihal prostitusi online kedua tersangka, bukti transfer uang senilai Rp10 juta ke rekening bank kedua tersangka.

“Pelimpahan tersangka terkait tindakan pidana perdagangan orang, berikut barang bukti semua berkas sudah dinyatakan P-21,” jelas Ipda Liafani Karen.

Kedua tersangka muncikari dijerat pasal perdagangan manusia serta terancam hukuman selama 15 tahun kurungan penjara.(rmd/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  KPK Periksa Enam Saksi Kasus Mustafa

BERITA TERKINI

Korban Wabah di Gedong Tataan Diobati Gratis

Radartvnews.com- Setelah satu tahun terjangkit wabah gatal – gatal,  akhirnya Pemerintah Daerah Pesawaran menurunkan tim medis ke dusun sumbersari, desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran...

berita terkait lainnya