Wednesday, October 28, 2020

Sejahterakan Petani Melalui Aplikasi Digital, BNI dan Pemprov Lampung Launching KPB

Most Read

SDM Hambat Pengembangan Wisata di Lampung

Radartvnews.com- Untuk memberikan informasi kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara tentang agenda pariwisata tahun 2020, Pemerintah Provinsi...

OPS Zebra Krakatau Sisir Pinggir Kota Bandar Lampung

Radartvnews.com- Hari pertama patroli Operasi Zebra Krakatau, Senin 26 oktober 2020, Satgas Gakkum Ditlantas Polda Lampung menyisir sejumlah wilayah...

Terungkap, Pria Terkapar di Kebun Sawit Dianiaya Rekan Sendiri

Radartvnews.com- Kasus penganiayaan pria yang ditemukan bersimbah darah diperkebunan sawit Jalan KS Tubun, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan,...

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit

Radartvnews.com- Warga Kotabumi Lampung Utara kembali digegerkan dengan penemuan seorang pria muda bersimbah darah diperkebunan sawit jalan KS Tubun,...

Musancab PDIP Lamteng, 10 Ranting Kembalikan SK & Mundur

Radartvnews.com- 10 dari 12 ranting, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Seputih Mataram menyerahkan surat pengunduran diri yang...

Radartvnews.com– Untuk mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta bentuk dukungan BNI terhadap program Ketahanan Pangan Nasional dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) semakin fokus mendorong kesejahteraan para petani. Langkah ini merupakan bentuk dukungan BNI terhadap program Ketahanan Pangan Nasional dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru.

Bersama Pemrov Lampung, BNI meluncurkan Kartu Petani Berjaya. Kartu Petani Berjaya bertujuan meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Sehingga memungkinkan terciptanya transaksi pembelian, penjualan serta pengajuan pembiayaan ke lembaga keuangan secara digital dengan banyak manfaat yang didapatkan para petani.

BNI dan Pemerintah Provinsi Lampung menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan dihadapan Menteri Pertanian (Mentan) Sahrul Yasin Limpo dan petani desa. Direktur Hubungan Kelembagaan Sis Apik Wijayanto dalam hal ini diwakili Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil Bambang Setyatmojo menjadi perwakilan BNI dan pihak Pemerintah Provinsi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Dalam kesempatan ini, juga di launching Kartu Petani Berjaya (KPB), seremoni penyerahan KPB, pemberian simbolis KUR pertanian, penyerahan bantuan, penyerahan 1.000 ekor sapi dalam program desa sapi, serta peresmian sumur bor dan pompa air bertenaga surya.

“Terimakasih kepada para pihak yang mendukung terealisirnya KPB di Provinsi Lampung, harapannya program ini akan mendukung program hulu-hilir pertanian yang nantinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan agar kejayaan petani kopi, petani lada, singkong, kakao, unggas, dan peternak kembali terangkat. Dengan KPB ini setiap petani di setiap daerah akan lebih mudah dalam mendapatkan bantuan benih, pupuk dan permodalan. Kalau saya sudah membenahi dengan lebih baik, maka wujud dari KPB nya akan lebih mudah, saya datang kesini untuk memberikan semangat dan motivasi bagi petani,” ungkap Arinal.

Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya, Mentan Sahrul Yasin Limpo menyebutkan Pemerintah telah menganggarkan alokasi subsidi pupuk, menyiapkan infrastruktur, bantuan, hingga permodalan. Dengan dukungan pemerintah yang begitu besar, sektor pertanian kembali membuktikan dapat terus produktif dan tumbuh melewati pandemi bahkan berkontribusi dalam ekspor. Mentan menambahkan agar “Dukungan yang diberikan pemerintah baik subsidi pupuk, bantuan, hingga permodalan dapat digunakan sebaik mungkin agar produktifitas dan kesejahteraan petani meningkat “, ujarnya.

Berita Lainnya  Rapid Tes di Pintu Masuk Kota, Reaktif Covid-19 Warga Sumsel Putar Balik

Sebagai Agent of Development, BNI turut menyukseskan program pemerintah dalam bidang pertanian. Salah satu bentuk dukungan kami ialah dengan membantu dan memastikan penyaluran KUR Tani, Kartu Tani, serta Kartu Petani Berjaya kepada para petani dan didistribusikan dengan cara tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu dan tepat harga.

Pemimpin BNI Wilayah Palembang Sunarna Eka Nugraha menyampaikan saat ini BNI merupakan bank satu satunya yang bekerjasama dengan Kartu Petani Berjaya dalam penyediaan jasa keuangan dan perbankan. Penyaluran KUR yang dilakukan BNI saat ini menggunakan pola klaster, dimana klaster yang dimaksud antara lain, klaster singkong, klaster tebu, klaster kopi,dan masih banyak klaster lainnya” pungkasnya.

“KPB selain sebagai media alokasi pupuk subsidi, juga merupakan tools bagi BNI dalam mendukung pencapaian program PEN. Dengan database yang ada, tentunya akan mempermudah eksekusi KUR tani di lapangan. Kini, dengan inovasi teknologi BNI MOVE hadir semakin dekat untuk mendukung petani nusantara memperoleh pinjaman secara mudah dan murah,” jelasnya.

Berita Lainnya  Rapid Tes di Pintu Masuk Kota, Reaktif Covid-19 Warga Sumsel Putar Balik

Untuk program KPB dalam tahap I ini rencananya pemerintah Provinsi Lampung & BNI akan meluncurkan sebanyak 2.000 KPB dengan target sebanyak 14.000 KPB. Sedangkan untuk penyaluran KUR Tani BNI Wilayah Sumatera Bagian Selatan per 30 September 2020 di sektor pertanian mencapai Rp.234,7 miliar yang disalurkan kepada 3.005 petani.

Khusus Provinsi Lampung, KUR sektor pertanian yang telah disalurkan oleh BNI mencapai Rp.70,63 miliar kepada 2.447 petani, sedangkan BNI wide telah menyalurkan sebesar Rp.3,948 triliun kepada 119.884. Harapannya, BNI MOVE hadir sebagai solusi pembiayaan sektor pertanian dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi.(san)

 

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Keluarga Tolak Protokoler Pemakaman Jenazah Covid-19, Puluhan Satgas Turun

Radartvnews.com- Keluarga pasien Covid-19 di Bandar Lampung sempat menolak pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19. Pihak keluarga meminta pasien dimandikan, disalatkan dan di makamkan dekat rumah....

berita terkait lainnya