Saturday, October 24, 2020

Warga Jadi Korban Salah Sasaran Polisi

Most Read

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Pabrik Singkong di Demo, Ketua DPRD Akan Pimpin Aksi

Radartvnews.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Petani Singkong Lampung Utara menggeruduk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBP), Rabu...

Awas! Ledakan Covid-19 di Libur Panjang

Radartvnews.com- Dinas Perhubungan Lampung akan melakukan  langkah antisipasi penyebaran covid-19 saat libur panjang dan juga bertepatan cuti bersama yang...

Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Radartvnews.com- Sebuah bangunan sekolah khusus anak autis di Jalan Gatot Subroto, bandar Lampung Terbakar, jumat malam 23 oktober 2020. Api...

Warga Dukung Handitya Narapati SZP, Caleg DPR RI dengan Track Record yang Baik

radartvnews.com - Dalam pemilu 2019, masyarakat diimbau tidak asal memilih wakil rakyat. Pilih wakil rakyat yang jelas track record-nya...

Istri Terpapar Covid-19, Kadishub Diisolasi dan Kantor Dishub Pesawaran Tutup 14 Hari

Radartvnews.com-Pemkab Pesawaran akan meliburkan aktifitas perkantoran di Dinas Perhubungan setempat selama 14 hari terhitung mulai senin 19 oktober 2020. Sekretaris...

Radartvnews.com– Seorang warga ditangkap saat terjadi kericuhan massa aksi demo menolak Undang Undang (UU) Cipta Kerja di jalan wolter mongonsidi, Telukbetung Utara Bandar Lampung, pada rabu malam (7/10).

Meski sempat berteriak jika dirinya bukanlah peserta aksi demo, namun aparat kepolisian tetap saja memukuli korban yang sedang berada di sebuah minimarket. Korban akhirnya pasrah saat dipukuli berulang kali oleh petugas Satuan Dalmas Polda Lampung.

Korban yang diketahui bernama Asep Nasrullah (24) warga kelurahan sukarame 2, Telukbetung Barat, Bandarlampung ini dilarikan ke Rumah Sakit A.Dadi Tjokrodipo Bandarlampung oleh keluarganya akibat luka cukup serius dibagian wajah dan matanya.

Berita Lainnya  Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Menurut korban, saat itu dirinya hendak menghadiri rapat di tempatnya bekerja. Korban yang tidak mengetahui adanya kericuhan antara polisi dan massa aksi demo kemudian berhenti didepan sebuah minimarket. Polisi yang sedang memukul mundur massa pendemo kemudian menghampiri korban dan memukulinya secara berulang kali.

“Mau rapat kerja di counter handphone saya tunjukan Handphone saya mereka gak percaya, terus saya ditinggal dan pulang,” katanya Asep.

Keluarga berharap aparat kepolisian untuk bertanggung jawab atas peristiwa malang yang dialami anggota keluarganya. Bahkan  sejauh ini belum ada perwakilan pihak kepolisian maupun aparat lainnya yang mendatangi dan menjenguk kondisi korban.(rmd/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Tukang Service Handphone Tewas Mengenaskan

BERITA TERKINI

Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Radartvnews.com- Sebuah bangunan sekolah khusus anak autis di Jalan Gatot Subroto, bandar Lampung Terbakar, jumat malam 23 oktober 2020. Api dengan cepat menghabiskan seluruh bangunan...

berita terkait lainnya