Monday, October 19, 2020

Tanpa Judul (News Trending Seg 2)

Most Read

Istri Terpapar Covid-19, Kadishub Diisolasi dan Kantor Dishub Pesawaran Tutup 14 Hari

Radartvnews.com-Pemkab Pesawaran akan meliburkan aktifitas perkantoran di Dinas Perhubungan setempat selama 14 hari terhitung mulai senin 19 oktober 2020. Sekretaris...

Bapas Bandar Lampung Tangani 58 Anak Berhadapan Dengan Hukum

Radartvnews.com- Balai Pemasyarakatan Kelas II Bandar Lampung melaksanakan bimbingan pribadi konseling kepada napi Anak Berurusan Hukum (ABH). Melalui peran...

13 Terkonfirmasi Positif, Total Terpapar Corona di Lampung 1298

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah 13 orang pada Minggu (18/10/2020). Total terpapar covid-19 mencapai 1.298...

Tiga Bocah SD Tenggelam di Waduk Kardoyo

Radartvnews.com- Tiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Bandar Lampung tewas akibat tenggelam waduk...

Bakat Pemain Esport Lampung Siap ke Nasional

Radartvnews.com- Tournament perdana yang di selenggarakan oleh XO Stars Coffee Bersama Navies berlangsung meriah dengan menggandeng Radar Lampung TV...

BPOM, Vaksin Covid-19 di Situasi Darurat

Radartvnews.com- Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terbang kenegeri tirai bambu untuk melakukan inspeksi Cara Pembuatan Obat Baik...

Tanpa Judul

Mosi tidak percaya bergemuruh dipenjuru negeri. Narasi-narasi pembenaran UU Cipta Kerja terus digaungkan. Siapa yang menolak, dianggap pembangkang. Hak berpendapat dibenturkan pada alat negara yang menjelma sebagai alat penguasa.

Bukan rakyat yang buta literasi. Tapi tuan dan puan yang minim nurani.
Teror berkedok penegakkan hukum pun  ditebar. Demi membungkam siapa yang bersuara.

Tidak ada negeri makmur dimana pekerja dimiskinkan dan tertindas.
Tidak ada masyarakat yang damai ketika pembuat undang-undang hanya melayani cukong dan kepentingan perusahaan. Tidak ada lahan berkelanjutan ketika pemuncak kebijakan mengizinkan perusakan alam.

Padahal, tidak hanya buruh. Bank Dunia, cendekiawan, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, mahasiswa dan pelajar yang kelak jadi calon karyawan kontrak seumur hidup, hingga puluhan investor asing pun tegas menolak.

Ketika hajat hidup orang banyak diabaikan, 
ketika gelombang penolakan dianggap senyap,
ketika hak pekerja dijarah..

Untuk siapa negeri ini berdaulat?

#TOLAKUUCIPTAKER #NEWSTRENDING #MOSITIDAKPERCAYA

Informasi dan Berita Lainnya Simak di Website : https://radartvnews.com
Follow akun twitter kami : @radarlampungtv
Follow akun instagram kami : @radarlampungtv
Follow akun facebook kami : @radartvlampung

source

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pilkada Serentak 2020 , KPI Minta Lembaga Penyiaran Berimbang

Radartvnews.com- Rapat Koordinasi Pengawasan Penyiaran Pemberitaan dan Iklan Kampanye Pilkada Serentak 2020  di Lembaga Penyiaran dibuka langsung ketua KPI Pusat Agus Suprio dan dimoderatori...

berita terkait lainnya