Thursday, November 26, 2020

Korban Wabah di Gedong Tataan Diobati Gratis

Most Read

Nanang Terima Proyek Rp 10 Miliar

radartvnews.com- Sidang lanjutan fee proyek infrastruktur Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan  menghadirkan sejumlah saksi. Terungkap...

Pidato Prabowo Subianto Menuju Indonesia Menang

radartvnews.com- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi nya di depan ribuan relawan dan simpatisan...

Arinal Djunaidi: Libur Akhir Tahun Dihapus, Potensi Klaster Covid-19

Radartvnews.com- Belajar dari libur panjang beberapa waktu lalu yang menujukan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi...

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada...

Sengketa BPU dan Unila, Kongsi Kebun Melon Berujung Kejaksaan

Radartvnews.com- Bagi hasil agrowisata kebun melon yang dikelola Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Lampung (Unila) dan pihak Sari Rogo...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Setelah satu tahun terjangkit wabah gatal – gatal,  akhirnya Pemerintah Daerah Pesawaran menurunkan tim medis ke dusun sumbersari, desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran untuk menangani wabah tersebut.

Meski penanganannya terlambat namun warga setempat mengaku terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan oleh tim medis puskesmas Gedongtataan mengingat kondisi ekonomi saat ini sulit.

Warga berharap kepada Pemerintah Daerah penanganannya jangan hanya satu kali saja namun dapat berkelanjutan hingga tuntas. “Sangat membantu karena ekonomi lagi sulit, kalau bisa jangan sekali pengobatan,” kata Kisran salah satu warga.

Sementara Eva salah satu tim medis menjelaskan bahwa penyakit gatal – gatal yang menyerang warga bernama scabies, untuk itu ia meminta kepada warga untuk dapat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan sehingga dapat teratasi hingga tuntas.

“Gatal pada tubuh warga disebut scabies, warga harus menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan,” jelasnya.

Setelah empat belas hari pihaknya akan kembali lagi ke lokasi guna mengevaluasi terhadap warga yang terjangkit penyakit scabies dan jika tidak ada perubahan akan diberikan obat yang berbeda.

Kepala Desa Cipadang Sugiarto mengapresiasi atas kritik dan pemberitaan oleh media,sehingga dengan adanya pemberitaan itu pihak Dinas Kesehatan dapat dengan cepat menangani.

“Semoga penanganan dan pengobatan ini dapat dilakukan  hingga tuntas dan jika penyebab warga gatal – gatal adalah sumber air kami akan gotong royong membersihkan,” kata Sugiarto.(win/san)

 

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Metro Hotel School Tempati Gedung Baru

Radartvnews.com- Metro Hotel School (MHS) menempati gedung baru (25/11). Jika sebelumnya MHS berada di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung kini gedung perkuliahan pindah di komplek...

berita terkait lainnya