Wednesday, November 25, 2020

Takut, Korban Premanisme Enggan Lapor

Most Read

Nanang Terima Proyek Rp 10 Miliar

radartvnews.com- Sidang lanjutan fee proyek infrastruktur Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan  menghadirkan sejumlah saksi. Terungkap...

Pidato Prabowo Subianto Menuju Indonesia Menang

radartvnews.com- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi nya di depan ribuan relawan dan simpatisan...

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada...

Alzier Dukung Nasir, Dapat Bukti ASN Dukung Petahana Dapat Rp10 Juta

Radartvnews.com- Tokoh pendiri Kabupaten Pesawaran Alzier Dianis Thabrani menyatakan sikap dan mendukung pencalonan M Nasir sebagai Bupati Pesawaran. Alzier menyatakan...

Rakata Kelurakan Survey Pilkada Lampung Selatan Dan Pesisir Barat

Jelang Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020, Rakata Institute merilis hasil survei 2 Kabupaten dari 8 Kabupaten yang siap...

Arinal Djunaidi: Libur Akhir Tahun Dihapus, Potensi Klaster Covid-19

Radartvnews.com- Belajar dari libur panjang beberapa waktu lalu yang menujukan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi...

Radartvnews.com- Handi (22) warga Jl Pangeran Antasari, Jagabaya II, Wayhalim, Bandar Lampung harus menjalani perawatan di kediamannya karena mengalami luka bacok oleh segerombolan orang tak dikenal dikawasan Antasari.

Korban menjelaskan kejadian bermula saat dirinya sedang nongkrong bersama rekan-rekanya di Jalan Antasari tiba tiba segerombolan orang tak dikenal datang dan langsung melakukan penyerangan. Korban mengalami luka di punggung akibat senjata tajam jenis celurit, korban harus menerima 24 jahitan. Korban diselamatkan warga yang tengah melintas di lokasi.

Berita Lainnya  Gagal Hasil, Kebun Agroiwisata Unila Dibongkar

“Gak tahu gak kenal tiba-tiba dating nyerang bawa celurit, saya lagi nongkrong di jalan Antasari,” jelas Handi.

Mirisnya korban dan keluarga tidak melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib, karena takut membuat laporan dan khawatir dipungut biaya.”Nggak lapor takut terus kalau ada biaya yang harus dikeluarkan,”katanya.(rmd/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Lainnya  Pilkada Damai, Direktorat Intelkam Polda Lampung Sowan ke Paku Banten

BERITA TERKINI

Budi Utomo Rolling Tujuh Pejabat, Tiga di Parkir

Radartvnews.com- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara meroling 7 Pejabat Eselon II B. Setelah melakukan Uji Kompetensi, akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara merolling 7 Pejabat Eselon...

berita terkait lainnya