Wednesday, September 22, 2021

Dulu Pailit, Kini Tebar Sembako

TERBARU

Radartvnews.com- Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada penurunan kualitas kesehatan, namun juga pada sektor perekonomian berbagai lapisan masyarakat. Melihat kondisi ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN 7) memberikan bantuan bahan pangan berupa sembako sebanyak 1.500 paket khusus untuk masyarakat Lampung Selatan.

Bantuan berupa beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instant dan hand sanitizer. Bantuan paket sembako itu diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Perusahaan, Bambang Hartawan kepada Asisten Administrasi Umum Pemkab Lampung Selatan, Badruzzaman.

Sekretaris Perusahaan, Bambang Hartawan mengatakan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.  Dengan kondisi tersebut tidak hanya masyarakat yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah, namun juga terdampak terhadap kondisi ekonomi.

Untuk itu, PTPN memberikan bantuan karena  merupakan salah satu program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan kepada masyarakat di wilayah kerja PTPN VII.

Sementara Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Lampung Selatan, Badruzzaman mengucapkan terima kasih atas bantuan PTPN 7 kepada masyarakat Lampung Selatan. Dan, bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang sedang isoman  dan pasca isoman.

Meski telah masuk level 2, Badruzzaman  juga berharap perusahaan–perusahaan  yang ada  khususnya di Lampung Selatan turut serta membantu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 terutama vitamin.

Badruzzaman juga meminta kepada masyarakat untuk harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,  dan  Pemkab juga terus meningkatkan vaksinasi bagi masyarakat  sehingga Covid-19 bisa terkendali.

Diketahui, laba PTPN 7 sempat hancur dan nyaris pailit karena utang. Seiring dengan perombakan manajemen, PTPN 7 pelan tapi pasti mencatatkan kinerja melampaui RKAP. (mai/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULAR

berita terkait lainnya