Pedagang Gulung Tikar, Sewa Kios Terjun Bebas

BANDARLAMPUNG- Pandemi covid-19 berdampak pada prekonomian warga,  pedagang salah satu yang paling terdampak pandemi yang tak kunjung usai.

Seperti yang dialami pedagang pakaian di Pasar Bambu Kuning Bandarlampung. Sejak PPKM level 3 kembali diterapkan  membuat pasar kembali sepi. Bahkan akibat sepinya pembeli tak sedikit pasar terpaksa gulung tikar.

Arnita Purnamawati Ketua Perhimpunan Pedagang Bambu Kuning Trade Center (PPBTC)  menyampaikan banyak pedagang yang gulung tikar.

Banyak pedagang yang menutup gerai mengakibatkan lantai dua di psar bambu kuning terlihat sepi. Sebelum pandemi toko dapat disewakan dengan harga Rp50 juta sekarang disewa Rp5 juta pun banyak yang tidak mau.

“Banyak pedagang yang gulung tikar, bisa dilihat dilantai dua banyak toko yang tutup dulu di lantai satu waktu sebelum pandemi toko bisa di sewakan sampai 50 juta sekarang disewa 5 juta saja banyak yang tidak mau,”ujar Arnita Purnamawati (27/2).

Pemerintah diminta  memberikan solusi seperti cukup dengan menerapkan protokol kesehatan ketat namun tidak membatasi aktivitas masyarakat.

“Saya yakin pemerintah lebih tahu kondisi masyarakat namun saya mohon pemerintah memberi solusi tentang pandemi terutama omicron ini, jadi biarkanlah masyarakat ini dengan prokes ketat saja,” imbuhnya.

Pemerintah diminta  memberikan solusi seperti cukup dengan menerapkan protokol kesehatan ketat namun tidak membatasi aktivitas masyarakat.(cr6/cr7/san)

Leave a Reply

Your email address will not be published.