Wednesday, February 19, 2020

517 Gram Sabu Via Kereta Api Gagal Edar

Must Read

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada...

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro,...

Dituduh Culik, Kerabat Pemulung Menuntut

Radartvnews.com- Irawati pemulung yang menjadi viral setelah dituduh hendak menculik seorang anak di jalan dosomuko, kampung sawah brebes, Tanjung...

Jual Beli Jabatan Intai Tujuh Dinas

Radartvnews.com- Adanya tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini dijabat oleh Pelaksana...

Dituduh Penculik, Pemulung Nyaris Dihakimi Massa

Radartvnews.com- Dituduh akan melakukan penculikan anak, seorang  pemulung rongsokan di Bandar Lampung nyaris jadi bulan-bulanan warga.

radartvnews.com-Badan nasional narkotika provinsi Lampung berhasil menggagalkan peredaran nakotika jenis sabu yang diselundupkan melalui jalur kereta api. Selain berhasil mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan dua tersangka pembawa serbuk haram tersebut.

Kedua pelaku bernama, Rudi Eko warga teluk betung Bandarlampung dan rekan wanitanya bernama Ni Ketut Ariwati Denpasar Bali. Diringkus petugas badan nasional narkotika provinsi Lampung di stasiun kereta api Tanjung Karang, salah satu pelaku harus dihadiahi timah panas petugas karena mencoba melarikan diri saat hendak di tangkap.

Dihadapan petugas. kedua pelaku mengaku hanya disuruh rekanya untuk menghantarkan barang haram jenis sabu dengan berat 517 gram  kepada seseorang yang akan menjemputnya di stasiun kereta api Tanjung Karang. Dirinya juga mengaku baru sekali menghantarkan sabu-sabu  dengan imbalan uang  Rp 10.000.000,-. “saya hanya disuruh pak untuk nganterin barang yang akan ngambil di stasiun Tanjung karang” ujar rudi.

Berita Lainnya  Firmansyah Klaim 50000 Dukungan E KTP

Kabid berantas badan narkotika nasional provinsi Lampung, AKBP Abdul Haris, mengungkapkan bila terungkapnya kasus ini beawal dari kecurigaan petugas terhadap dua penumpang kereta api sriwijaya jurusan palembang – lampung dengan tas bawaannya. Dari hasil penggeledahan petugas mendapatkan, lima paket ukuran sedang  sabu dengan berat 517 gram yang dibungkus plastik putih dibalut lakban coklat dalam tas yang dibawa  tersangka Rudi Eko.”Awalnya kami mendapat laporan dari warga yang curiga dengan gerak gerik pelaku, saat kami geledah di temukan barang bukti sabu seberat 517 gram” ungkap abdul haris.

Dirinya menambahkan saat ini masih melakukan pendalaman terhadap kedua pelaku, untuk membongkar jaringan keduanya. Guna mempertangung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku  harus mendekam dibalik sel tahanan BNN. Keduanya dijerat pasal 115 ayat 2,  pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 uu ri no 35 tahun 2009 tentang narkotika.(LD/FB/JF)

BACA JUGA

Latest News

PENGELOLAAN DANA DESA ’AMBYAR’

DIREKTUR PENGEMBANGAN USAHA TRANSMIGRASI, KEMENTERIAN DESA PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI MENILAI, PENGELOLAAN DANA DESA DI PROVINSI LAMPUNG LEMAH....

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro, selasa pagi (18/2) di gerebek...

SPAM April di 3 Kecamatan, 5 Kecamatan Ditunda

Radartvnews.com- Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sitem Penyedia Air Minum (SPAM), baru bisa dinikmati dibulan april 2020. Dari delapan kecamatan di Bandar...

Buruh Tani Tewas Bersimbah Darah

Radartvnews.com- Warga dusun sukarame  desa haduyang  natar, Lampung Selatan sekitar pukul 10:00 WIB (18/2) geger  atas  ditemukan mayat dalam keadan tertelungkup tidak jauh dari parbik...

Kemendes Sindir Pemprov, Pengelolaan dana desa ’ambyar’

Radartvnews.com- Meski Pemerintah Provinsi Lampung terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk melaksanakan berbagai bentuk dan program dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan namun nyatanya belum...

More Articles Like This