Aliran Duit Mustafa, Nunik Diperiksa KPK Disela-sela Rakor

Radartvnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018, hal ini diungkap langsung juru bicara KPK, Febridianysah. Nunik dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan bupati Lampung Tengah Mustafa.

Diketahui, KPK juga telah memeriksa Nunik pada 4 Juli 2019 untuk tersangka lainnya yakni anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah periode 2014- 2019 Zainudin (ZN), saat itu, KPK mengonfirmasi Nunik soal aliran dana untuk tersangka mustafa yang bersumber dari uang ijon proyek-proyek.

Sebelumnya pada 30 januari 2019/ KPK telah menetapkan tujuh tersangka untuk tiga perkara berbeda dalam pengembangan perkara suap kepada DPRD Kabupaten Lampung Tengah. Kasus ini terkait pinjaman daerah pada APBad tahun anggaran 2018.

Tersangka Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah 2016-2021 diduga menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah tahun anggaran 2018, KPK menduga Mustafa menerima “fee” dari ijon proyek-proyek di lingkungan dinas bina marga dengan kisaran “fee” sebesar 10 persen-20 persen dari nilai proyek.

Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas amustafa sebagai bupati Lampung Tengah yaitu sebesar Rp 95 Miliar.

Sementara, agenda harian Pemerintah Provinsi Lampung hari ini, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia memang sedang berada di Jakarta untuk menghadiri beberapa agenda.

Diantaranya menghadiri rapat koordinasi nasional kepala daerah dan forkopimnda tahun 2019 dan malam harinya nunik menghadiri acara penganugrahan pemenang lomba sekolah sehat tingkat nasional tahun 2019 yang digelar di salah satu hotel di Jakarta.

Wartawan Radar Lampung TV telah mencoba meminta tanggapan dari petinggi Partai Kebangkitan Bangsa di Lampung, dari pesan whatsapp dan telepon yang di tujukan ke petinggi PKB tidak ada satu pun yang menjawabnya.

Hingga berita ini ditayangkan, tidak ada satupun kader Partai Kebangkitan Bangsa yang mau memberikan keterangan. Salah satu anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Soni Setiawan juga mengarahkan reporter Radar Lampung TV ke sekretaris DPW Oktarijaya yang juga ketua fraksi.

Begitu juga saat telepon selular Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dihubungi tidak merespon. Pesan whatsapp yang disampaikan pun tak dibalas (lds,bow,rie).

melaporkan