Anak Caleg Bunuh Diri Karena Polwan

Aksi Nekat Remaja Lompat Dari Transmart Bandar Lampung (22/2) Gegerkan Warga

radartvnews.com- Pengamanan pusat perbelanjaan Transmart Bandar Lampung disoal, menyusul aksi nekat Tyas Sancana Ramadhan (21) yang tewas bunuh diri setelah melompat dari lantai lima, jumat sore (22/2).

Seharusnya area ini  steril dari pengunjung,hanya karyawan dan pegawai  yang layak masuk, namun ditanya soal sterilisasi area jajaran Transmart menolak malah terkesan menutupi insiden bunuh diri remaja yang videonya viral dan  mengegerkan warga Lampung

Maulana salah satu Manajemen Transmart dijalan Sultan Agung,  Way Halim, Sukarame,  Bandar Lampung justru menghindari kejaran awak media yang berusaha memintai keterangan.

Sementara Joni  kerabat korban mengatakan korban dikenal pendiam. korban sempat putus cinta, pacarnya saat ini diterima sebagai anggota polisi wanita.

Setelah itu korban tak pernah bisa menghubungi dan bertemu dengan kekasihnya.  Korban tewas adalah anak dari Asnawi salah satu Calon Legislatif dari PDIPyang juga mantan kades dua periode.

“dia situ sehari pendiam, kata bapaknya dia kecewa putus cinta ceweknya diterima Polwan tapi dia gak bisa menghubungi pacarnya,” kata Joni

Dari pantauan radar tv,  jumat malam  saat ini pihak keluarga bersama kerabat tengah berkumpul di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeleok Bandar Lampung.

Sebelumnya diketahui, aksi terjun bebas itu sempat diabadikan warga sekitar mengunakan sebuah handphone genggam, pria berjaket hitam yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai lima.

Dari  rekaman  pria berjaket hitam itu, sempat berdiri dipinggir atas gedung dan  akhirnya terjun bebas hingga jatuh kedasar halaman pintu keluar kendaraan dengan posisi terlungkup.

Saksi mata mengatakan aksi nekat dilakukan itu terjadi 16:00 WIB saat terjun bebas dan jatuh korban masih bernyawa dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

“dia lompat dari lantai paling atas, pas jatuh dia masih bernafas hingga akhirnya meninggal,” Kata Zainal saksi di lokasi.

Dilokasi kejadian evakuasi jenazah sempat terhambat  satu jam lebih dikarena tim inafis kepolisian Polresta Bandar Lampung  belum tiba dilokasi dikarenakan curah hujan yang tinggi.

Setelah hujan berhenti, jenazah diketahui warga way Hui, Jati Agung, Lampung Selatan langsung dievakuasi menggunakan kendaraan mobil untuk dibawa ruang jenazah rumah sakit

“petugas masih melakukan  penyelidikan dan  meminta keterangan pihak Transmart, Sebelum mengakhiri hidupnya korban sempat dirayu oleh salah satu orang pekerja  yang sedang bekerja merehab atas gedung,” kata Kapolsek sukarame kompol Mulyadi.

Terpisah, keluarga korban hingga 21:00 WIB tadi malam masih histeris di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek,  berdasarkan keterangan kerabatnya korban juga merupakan alumni di SMA Negeri lima Bandar Lampung.(lds/san)