Angka Kematian Balita Di Kecamatan Banjit Tinggi

Tingginya angka kematian balita di Kecamatan Banjit menjadi perhatian khusus Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya. Hal tersebut terungkap dalam sambutanya ditengah masyarakat banjit dalam acara ngaben missal, dari data yang di himpun terdapat lima sampai dengan enam kasus balita meninggal dalam jangka waktu setahun belakangan tersebar di tiga kampung Yakni Bali Sadar Utara, Bali Sadar Tengah dan Bali Sadar Selatan. Dihadapan ribuan masyarakat banjit orang nomer satu di pemkab Way Kanan ini menuntut jajaran di bawahnya untuk serius dan  bekerja keras lagi guna menekan angka kematian tersebut.

Hal tersebut juga diakuinya sebagai kelemahan dan kekuranganya selaku pimpinan di Kabupaten Berjuluk Bumi Ramik Ragom namun terlepas dari itu beberpaa faktor yang menjadi pemicu lemahnya kinerja dari jajaranya yang akan diperbaiki. Penanganan kesehatan bagi masyarakat dan mutu pelayanan tak lepas dari berjalanya komunikasi yang baik mukai dari dari pemerintah kampung, dunas kesehatan hingga  ke tingkat bidan desa yang ada di setiap kampong.

Dengan berjalanya kordinasi tersebut maka pelayanan kesehatan di Way Kanan akan berjalan dengan baik dan dapat menekan kematian balita bukan tugas perorangan melainkan semua pihak. Hal itu disampaikan adipati saat menghadiri kegiatan ngaben massal di kampung Bali Sadhar Tengah kecamatan Banjit selasa 10 September 2019.

Jumlah kematian balita di tiga kampung ini terbilang cukup tinggi yakni mencapai lima hingga enam balita per tahunya. Adipati Surya menegasakan bahwa tugas Kepala Puskes Kecamatan Banjit adalah membantu menurunkan angka tersebut, jika tidak bisa melaksanakan tugas maka Adipati akan copot jabatan sebagai kepala puskes.

Sementara itu Wayan Lamet Ketua Parisade Kampung Bali Sadar Tengah mengucapkan terimakasih atas kedatangan Adipati dalam acara adat ngaben missal. Ngaben masal ini menumbuhkan semangat silaturahmi baik antar sesama umat hindu, maupun masyarakat dan pemerintah.

Adipati menambahkan kabupaten Way Kanan mengapresiasi atas semangat masyarakat umat hindu Kampung Bali Shadar Tengah dalam melaksanakan ngaben masal, yang memuat nilai-nilai religi yang sangat bermakna bagi kehidupan, termasuk nilai kebersamaan dan kegotong-royongan.

(Ded /Sep)

Menurut Kamu Bagaimana