Aparatur Desa Tingkatkan Pengelolaan Keuangan

Aparatur Desa Tingkatkan Pengelolaan Keuangan

radartvnews.com- Guna memberi pemahaman tentang tata kelola dan pengawasan pengelolaan keuangan desa, Kementerian Dalam Negeri mengelar pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa yang diikuti oleh seluruh perangkat desa yang ada di Provinsi Lampung.

Kegiatan digelar di gedung bagas raya, Bandar Lampung (21/3) dibuka langsung Menkopolhukam Jenderal Purnawirawan Tni Wiranto dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

Wiranto mengatakan, kegiatan ini dalam rangka konsulidasi untuk pembangunan Indonesia berikutnya dan pengawasan administrasi keuangan desa bagi aparatur desa di Lampung.

“kegiatan ini dalam rangka konsulidasi untuk pembangunan Indonesia berikutnya dan pengawasan administrasi keuangan desa bagi aparatur desa di Lampung,” kata Wiranto.

Sebagai acuan pembanding  tugas Menkopolhukam menjelaskan kondisi Indonesia saat ini seperti yang sudah diakui dunia, dengan begitu tumbuh semangat kerja batu untuk membawa indonesia lebih baik kedepannya.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardomengatakan, kegiatan yang dilaksanakan guna mensinergikan kebijakan pemerintah pusat dengan aparatur desa terkait keuangan.

“dengan semakin meningkatnya dana des, pengelolaan anggaran negara yang semakin besar memiliki dampak dan konsekuensi hukum juga besar,” jelas Ridho Ficardo.

Peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa yang diikuti oleh seluruh perangkat desa yang ada di Provinsi Lampung adalah salah satu upaya untuk menjaga agar dana desa yang dikelola dengan niatan baik oleh perangkat desa beserta kepala desa, dapat digunakan sesuai dengan asas manfaat dan tujuannya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam arahannya menyebutkan, sebagai aparatur desa sebagai kepanjangan tangan pemerintah arus tunduk pada setiap pimpinan. Seperti saat ini lampung masih di pimpin gubernur M Ridho Ficardo maka semua arahan dan intruksi wajib dipatuhi hingga pelantikan gubernur terpilih juni 2019 mendatang.(lih/san)