BNN : Segera Lapor Bila Menemukan Keripik Mengandung Narkoba

radartvnews.com- Peredaran keripik jamur produksi rumahan mengandung narkotika yang ditemukan di Jawa Barat dan Jakarta membuat resah warga. Namun Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung memastikan di Lampung tidak ada peredarannya.

Diberitakan peredaran keripik jamur merek snack good baru di wilayah Jakarta dan Jawa Barat serta dipasarkan secara online. Sementara hasil uji laboratorium BNN Pusat keripik jamur tersebut positif mengandung zat  Psilosibin (narkotika golongan satu) yang jika dikomsumsi sama dengan mengkonsumsi sabu-sabu.

Ahmad Alamsyah Kabid Pencegahan Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung meminta kepada masyarakat dan para orang tua untuk mewaspadai serta mengawasi anak-anaknya.  Sementara jika menemui makanan yang bila dikonsumsi menyebabkan pusing serta mual dihimbau untuk melapor kepada kepolisian maupun instansi terkait.

“bnn mengimbau untuk berhati-hati, kalau ada makanan yang sudah dikonsumsi merasa pusing segera melapor, di lampung belum ditemukan keripik jamur mengandung narkoba,” ujar Alamsyah (22/5/2018).

Hal  yang sama juga diungkapkan kepala BBPOM Bandar Lampung Samsuliani saat dihubungi via telephone, BBPOM Bandar Lampung siap bersinergi dengan BNN dalam melakukan pengawasan di toko maupun minimarket yang biasa menjual makanan ringan. “hingga saat belum ada pengaduan maupun temuan terhadap keripik tersebut, kami akan bersinergi dengan BNN terkait masalah ini untuk melakukan pengawasan,” ujar Samsuliani (22/5).

Diketahui makanan jamur merek snack good menurut keterangan BNN RI merupakan produk keripik berbahan dasar jamur psilosibin (jamur kotoran sapi) yang memiliki kandungan bahan aktif psilosibin dan psilosina yang masuk narkotika Golongan I.(krp/san)