Saturday, February 22, 2020

Bayar Rp 5 Juta, Narkoba Keluar Masuk Lapas

Must Read

12.807 Peserta CPNS Pemrov Lampung Gagal SKD

Radartvnews.com- Seleksi Sistem Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mendaftar diinstansi Pemerintah Provinsi Lampung selesai...

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada...

Penuding Penculik Tak Gentar Dipolisikan

Radartvnews.com- Gita Mandasari (35) warga jalan dasamuko, gang ikhlas, Tanjung Karangtimur, Bandar Lampung sosoknya menjadi viral setelah aksinya mengejar Irawati...

KPPU Intai Dua Kartel Lampung

Radartvnews.com- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah II Lampung terus fokus melakukan pengawasan terhadap persaingan usaha...

Juprius-Juanda Tantang Petahana di Pilkada Way Kanan

Radartvnews.com- Juprius resmi mendeklarasikan dirinya dengan Juanda sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Way Kanan. Keduanya akan...

radartvnews.com- Badan Narkotika Nasiona Provinsi (BNN) Lampung menggelar ekspos pengungkapan kasus sindikat narkoba sabu dan ekstasi, selasa pagi (8/5/2018).

Dalam penangkapan ini, petugas mengamankan tersangka dua oknum polisi Bripka Adi Setiawan Anggota Polres Lampung Selatan dan Bripka Tony Afriansyah anggota polsek palas Lampung Selatan, serta dua orang sipir Lapas Kalianda yaitu Marzuli Ys dan Rechal Oksa Hariz penjaga pintu utama Lapas Kalianda dan salah satu warga sipil yang di tembak mati petugas atas nama Hendri Winata warga lampung selatan.

Dalam keterangaan Brigjen Pol Tagam Sinaga Kepala BNNP Lampung kepada media terungkap, untuk memuluskan transaksi jaringan ini memberikan uang hingga Rp 5 juta kepada petugas Lapas Kalianda.

Berita Lainnya  Cicil Uang Pengganti, Alay Setor Rp 10 Miliar

“mereka ngasih uang ke petugas lapas hingga Rp 5 juta ke petugas lapas,” ujar Tagam.

Salah satu tersangka yang sudah bekerja sebagai sipir sejak 2015 mengaku baru stau tahun menjalankan bisnis haram ini, berdasarkan penyelidikan diduga sindikat ini sudah beraksi sejak tiga tahun.

“pengakuan tersangka setahun, kalau penyidikan kita tiga tahun, mereka akan dikenakan undang undang TPPU “  ujar Tagam.

Diketahui dalam ungkap kasus ini, petugas BNNP mengamnkan 5 kg sabu 5100 pil ekstasi serta uang Rp 49 juta berikut dua mobil dan dua sepeda motor. Petugas BNNP dan Polda Lampung masih melakukan pengembangan terhadap jaringan narkoba dalam Lapas yang melibatkan oknum polisi dan sipir.(ren/san)

BACA JUGA

Latest News

Sekprov Kandidat Komut Bank Lampung

Radartvnews.com- Berdasarkan siaran pers dari OJK Lampung pelaksanaan fit and proper test atau uji kelayakan pada seleksi jajaran Direksi...

April, 300 Jalan Kota Direnovasi

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung terus melakukan perbaikan infrastruktur salah satunya jalan mulai bulan april 2020. Dinas PU Bandar Lampung akan memperbaiki hampir 300 ruas...

Bukan Nasir, DPC Bakal Lawan DPP PDI Perjuangan

Radartvnews.com- Meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan belum mengumumkan rekomendasi calon bupati untuk Kabupaten Pesawaran. Namun, sebelas Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan pesawaran telah...

Lampung Rajai Kemiskinan

Radartvnews.com- Berbagai program yang digadang-gadang Pemerintah Provinsi mendongkrak kesejahteraan warga Lampung hanya lips service. Faktanya, Lampung justru nomor satu provinsi termiskin di Sumatera. Sedangkan...

More Articles Like This