Sunday, February 23, 2020

Catat Prof, Pancasila Lahir Dari Agama

Must Read

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada...

Bukan Nasir, DPC Bakal Lawan DPP PDI Perjuangan

Radartvnews.com- Meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan belum mengumumkan rekomendasi calon bupati untuk Kabupaten Pesawaran. Namun, sebelas Pengurus...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Penuding Penculik Tak Gentar Dipolisikan

Radartvnews.com- Gita Mandasari (35) warga jalan dasamuko, gang ikhlas, Tanjung Karangtimur, Bandar Lampung sosoknya menjadi viral setelah aksinya mengejar Irawati...

Juprius-Juanda Tantang Petahana di Pilkada Way Kanan

Radartvnews.com- Juprius resmi mendeklarasikan dirinya dengan Juanda sebagai pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Way Kanan. Keduanya akan...

Radartvnews.com- Tidak bisa disangkal, hanya komunis yang menempatkan agama menjadi musuh terbesarnya. Mirisnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi latah membuat gaduh se-republik yang menganggap agama musuh terbesar pancasila.

Belakangan profesor yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga meluruskan pernyataannya, namun umat sudah terlanjur marah. Di lampung pengamat kebijakan publik yang juga akademisi Universitas Lampung Arif Sugiono juga menyayangkan pernyataan kepala BPIP ini.

Menurut Arif Sugiono pancasila dilahirkan dari nilai-nilai religius atau ajaran dari agama yang ada di Indonesia sehingga sangat tidak pantas jika agama disebut sebagai musuh pancasila.

Pernyataan kontroversial kepala BPIP Yudian Wahyudi merupakan tindakan provokatif dan menyesatkan.

“Agama bukan musuh dari pancasila karena secara filsafat dan historis pancasila lahir dari nilai-nilai agama yang ada di indonesia yang seharusnya bersatu dan berjalan selaras dalam menjaga keutuhan negara,” kata Arif Sugiono.

Sehingga jika ada yang menyebut agama dan pancasila bertentangan maka yang bersangkutan tidak memahami filsafat dan historis dari lahirnya pancasila itu sendiri dimana pancasila lahir dari pemikiran dan pemufakatan tokoh-tokoh nasionalis dan religius.

Dirinya menambahkan ketika BPIP didirikan maka fokus kerjanya adalah harus membuat penyelenggara negara mampu menerapkan nilai-nilai pancasila dalam penyelenggaraan kehidupan bernegarabukan malah fokus menegakkan idiologi pancasila di kalangan masyarakat generasi muda.

“Ketika BPIP didirikan maka fokus kerjanya adalah harus membuat penyelenggara negara mampu menerapkan nilai-nilai pancasila dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara,” imbuhnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, MUI Lampung belum bisa memberikan komentar baik melalui telepon ataupun secara langsung terkait pernyataan Ketua BPIP Yudian Wahyudi.(krp/san)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Bendungan Batu Tegi

#bendungan #tanggamus #lampung #pariwisatalampung #pesonalampung #enjoylampung #airmaningan #lampung #traveling #travelvlog #liburanasik #pantau #laut #pesonaindonesia #holyday source

TRYOUT, KONI GELONTORKAN Rp 5 M

#radarlampungtv #beritaterkini #beritalampung #infolampung #eventlampung #lampung #radartv #peristiwa #ceritalampung #news #berita source

BERTAHAN HIDUP, SUKARTA ANDALKAN PERANGKAP IKAN

#radarlampungtv #beritaterkini #beritalampung #infolampung #eventlampung #lampung #radartv #peristiwa #ceritalampung #news #berita source

Sekprov Kandidat Komut Bank Lampung

Radartvnews.com- Berdasarkan siaran pers dari OJK Lampung pelaksanaan fit and proper test atau uji kelayakan pada seleksi jajaran Direksi Bank Lampung telah dilaksnakan di kantor...

Tryout, KONI Gelontorkan Rp 5 Miliar

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung akan benar-benar mempersiapkan atletnya yang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua oktober 2020 guna meraih medali emas.

More Articles Like This