Untuk Dapat Menyeberang Warga Harus Hati-hati dan Bergantian

Radartvnews.com- Kondisi jembatan penghubung di Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur  hampir  dua tahun tak diperbaiki. Jembatan diperbatasan Desa Telogorejo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur dengan Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro luput dari perhatian Pemerintah Lampung Timur.

Untuk dapat menyeberang warga harus bergantian melewati jembatan yang terbuta dari kayu. Pengendara harus waspada pasalnya sisi jembatan terlihat jurang sedalam 12  meter. Suroso salah satu warga menjelaskan, selama ini warga desa rutin bergotong royong untuk memperbaiki menutup jembatan mengunakan papan dan kayu seadanya.

“warga gotong royong perbaiki jembatan mengunkan kayu dan papan seadanya , kalau gak gitu gak bisa nyebrang,” kata Suroso.

Sementara ketua Komisi III DPRD Lampung Timur Mujoko sangat menyesalkan kinerja Pemkab Lampung Timur yang terkesan tutup mata. Seharusnya kerusakan jembatan jalur perkonomian warga secepatnya mendapat perhatian.

“daerah masih banyak terisolir jembatan yang menjadi jalur perekonomian untuk masyarakat tidak diperhatikan, pemerintah harus perhatikan hal ini,” kata Mujoko.

Diketahui  jembatan sepanjang 9 meter dengan lebar 2 meter 45 centimeter hanya berjarak  10 meter dari batas wilayah Kelurahan Tejosari, Kota Metro, namun jalur ini  milik Pemerintah Lampung Timur.(din/san)

loading...