E- Warung Di Peruntukan Bagi Penerima Bantuan Sosial Non Tunai

E- Warung Di Peruntukan Bagi Penerima Bantuan Sosial Non Tunai
E- Warung Di Peruntukan Bagi Penerima Bantuan Sosial Non Tunai

radartvnews.com – Progam layanan E- Warung akhirnya resmi beroperasi di Kota Bandar Lampung, dalam peresmiaan yang di lakukan di Kelurahan Gunung Sulah kecamatan Wayhalim Bandar Lampung, di hadiri langsung oleh Mentri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa hadir pula Sekda Kota Bandar Lampung Badri Taman serta pejabat di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.

Dalam sambutannya Walikota Bandar Lampung Herman Hn yang diwakili oleh Sekot Bandar Lampung Badri Tamam mengucapkan trimakasih atas perhatain Mensos dalam  memilih Kota Bandar Lampung dalam  penerapan progam E-warung kelompok usaha bersama keluarga harapan, dari total 1,2 juta jiwa masyarakat Kota Bandar Lampung terdapat sekitar duaratus tiga puluh sembilan ribu penerima iuran Jaminan Kesehatan Nasional lima puluh tiga ribu penerima Kelompok Keluarga Sejahtera atus KKS dan sebelas ribu bantuan keluarag harapan.

Sementar itu, Mentri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengatakan progam E warung ini merupakan terobosan Mensos untuk mencegah agar pendistribusian bantuan sosial sesuai dan berkualitas, nantinya para penerima bantuan langsung bisa menukarkan sembako di warung ini, adapun sembako yang bisa di tukar seperti minyak goreng, beras, tepung teligu dan masih banyak lainnya, ini bertujuan menjaga kualitas sembako yang di miliki penerima bantuan layak konsumsi dan bekualitas. Nantinya penerima manfaat dapat bertrassaksi langsung berdsarakan saldo yang tersimpan di reking pribadinya masing-masing. Adapun penerima bantuan ini sebesar seratus sepuluh ribu rupiah di setiap bulannya, untuk di Lampung sendiri hingga kini masih bekerjasa dengan Bank Rakyat Indonesia atau BRI namun untuk bank lainnya bisa di gunakan di Anjungan Tunai Mandiri atau ATM.

Untuk target sendiri sedikitnya 300 E warung yang berdiri dan beroperasi di Indonesia hingga akhir Desember 2106, sedangkan idealnya satu E warung melayanai seibu penerima bantuan. (hen/cat)