Foto : Dokumen radartvnews.com

radartvnews.com- Sejumlah pedagang eceran gas elpiji 3 kilogram di Bandar Lampung mengaku sejak pertengahan bulan oktober lalu tidak menjual gas.

Salah satu pedagang eceran didaerah wayhalim Bandar Lampung Untung Rosadi menyatakan, kelangkaan terjadi sejak sebulan terakhir. “sejak saat itu agen yang biasa mengirim gas elpiji 3kilogram ke warung sudah tidak pernah datang lagi,” kata untung (20/11).

Tak hanya kesulitan untuk menjual gas elpiji 3kilogram, untung juga mengatakan jika untuk kebutuhan sehari-hari ia dan keluarga sangat sulit. “saya  mencari gas elpiji 3 kilogram ke beberapa wilayah dengan harga yang cukup mahal,” tandas untung.

Hal senada juga disampaikan pedagang eceran lainnya Ari Putricia, dirinya  mengatakan dirinya sudah mencoba mengkonfirmasi kelangkaan gas ini ke agen yang biasanya mengirim gas elpiji 3kilogram ke warungnya namun hasilnya nihil.

“kata agen saat ini ketersediaan stok gas elpiji 3 kilogram sangat minim,sekrang tabung gas dijual Rp22000-Rp25000 pertabung,” ujar Putri.

Putri menduga kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini disebabkan karena pemerintah saat ini sedang menggulirkan program gas bumi.(liz/san)