Geger Pejabat Di Lampung Terjaring OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 4 orang saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Palembang dan Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi,  Zahwani Pandra Arsyad, dihubungi via telpon, tidak menampik adanya operasi tangkap tangan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Operasi Tangkap Tangan itu bukan terjadi diwilayah Hukum Polda Lampung,  melainkan terjadi di Sumatera Selatan.

Diketahui operasi tangkap tangan terhadap Bupati Muara Enim itu dilakukan KPK diwilayah Sumatera Selatan, dan melakukan pengembangan diwilayah Lampung.

Bupati Muara Enim Ahmad Yani ditangkap KPK, terkait dugaan transaksi suap proyek didinas pekerjaan umum setempat. KPK menduga ada transaksi Antara pejabat pemkab setempat dan pihak swasta terkait proyek pembangunan di Muara Enim.

Sementara itu juru bicara komisi pemberantasan korupsi, Febri Diansyah, dikonfirmasi melalui telpon dan pesan singkat whatshaap belum dapat  memberikan konfirmasi terkait OTT.

Kabar OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di wilayah Kota Metro, mendapat tanggapan Wakil Walikota Metro, Djohan, agar meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya,  dan menitipkan uang ke oknum atas iming-iming  proyek tertentu.

Wakil walikota yang juga merupakan Ketua Partai Demokrat ini juga, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah menitipkan uang ke oknum pejabat maupun perangkatnya.

(Leo/Yok/Ri)