Harga Kedelai Mahal, Pedagang Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe

Harga Kedelai Mahal, Pedagang Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe
Harga Kedelai Mahal, Pedagang Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe
- Advertisement -
loading...

radartvnews.com – Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang tahu dan tempe, seperti yang terpantau di pasar Pasir Gintung, Minggu pagi.

Akibat kenaikan harga kedelai, para pedagang-pedagang tahu dan tempe ini terpaksa memperkecil ukuran cetak tahu dan tempe yang akan dijual.

Usman, salah satu pedagang tempe di pasar Pasir Gintung mengaku untuk menyiasati kenaikan harga kedelai dirinya terpaksa mengecilkan ukuran tempe yang dijual sehingga tidak perlu menaikkan harga.

Hal ini dilakukan karena jika harga dinaikkan dikhawatirkan takut tidak laku dijual, saat ini harga tempe berkisar 2500 rupiah hingga lima ribu rupiah tergantung ukuran.

Hal senada juga disampaikan Susi pedagang tahu ini mengatakan bahwa meski harga kedelai sudah naik dirinya tetap mempertahankan harga jual tahu buatannya dengan konsekuensi penghasilannya turun.

Oleh karena itu ukuran tahu dibuat sedikit lebih kecil dari ukuran sebelumnya.

Susi juga mengaku kerap mendapat komplain dari pembeli yang mengeluhkan ukuran tahu yang ukurannya mengecil, meski demikian harga jual tahu masih berkisar 5 ribu rupiah untuk 10 potong tahu.

Para pedagang ini berharap agar kedepan pemerintah dapat kembali menstabilkan harga kedelai sebagai bahan dasar pembuatan tahu dan tempe.(liz/ayu/jef)