Jalan Ambrol Warga Mengeluh

Warga Dusun Srimulya Satu dan Dusun Dua Liwok, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi Kota, Lampung Utara mengeluhkan jalan rusak dan berlubang

Warga Dusun Srimulya Satu dan Dusun Dua Liwok, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi Kota, Lampung Utara mengeluhkan jalan rusak dan berlubang yang diakibatkan ambrolnya sebuah gorong-gorong penghubung jalan menuju kedua dusun.

Pasca ambrolnya gorong-gorong tersebut, warga setempat bergotong royong membangun jembatan yang terbuat dari pohon kelapa agar dapat dilalui. Namun hanya dapat dilalui oleh pengendara motor saja, itu pun mereka harus berhati-hati karena dibawah jalan tersebut membentuk terowongan. Sedangkan bagi pengguna mobil harus rela berputar sejauh enam kilo meter.

Gorong-gorong yang memiliki lebar enam meter dan kedalaman mencapai tiga meter tersebut dibangun sejak tahun 1990 lalu dan hingga kini belum pernah ada perbaikan dari pihak pemerintah kabupaten.

Ariyanto salah warga sangat mengeluh dengan ambrolnya penghubung jalan tersebut jarak tempuh kekota yang biasanya hanya mencapai tiga puluh menit kini harus ditempuh dengan waktu satu jam.

“akses kita macet, akibat jalan putus perjalan kami ke kota susah, kalau mau ke kota sampai satu jam karena muter arah,” kata Ariyanto.

Bangunan tersebut sudah mencapai puluhan tahun dan belum pernah mendapat perbaikan, bahkan sempat ada mobil yang terperosok kedalam lubang jalan tersebut.

Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan tersebut mengingat akses jalan penghubung sangat dibutuhkan oleh warga setempat.(sas/san)