Jiwasraya Lampung Sepi Protes

Humas Jiwasraya cabang Bandar Lampung, Jospen Siregar, ditemui dikantor Jiwasraya di jalan Raden Intan, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung,  mengatakan masalah yang terjadi dikantor pusat tidak mempengaruhi dengan kantor cabang di Lampung.

Pasalnya, hingga saat ini Jiwasraya cabang Bandar Lampung baik-baik saja. Untuk klaim nasabah dapat dibayar semua, sejauh ini belum ada  nasabah yang belum di bayar klaimnya oleh pihaknya dan juga pihaknya belum ada nasabah yang melapor atau pun protes.

Selain itu Jiwasraya Lampung tidak ada kerja sama seperti di kantor Jiwasraya pusat, seperti produk-produk  kerja sama dilakukan. Sejauh ini Jiwasraya cabang Bandar Lampung masih ritel atau perorangan.

Diketahui ada empat BUMN yang mengalami kesulitan keuangan hebatnya empat BUMN itu berasal dari sektor berbeda beda yaitu jasa transportasi, manufaktur, jasa logistik dan keuangan. BUMN sektor keuangan yakni asuransi Jiwaswaraya yang tengah menghadapi masalah, yakni terpaksa menunda pembayaran kewajiban polis atau jatuh tempo.

Problem kesulitan likuiditas menjadi alasan keterlambatan pembayaran. Keterlambatan pembayaran polisi jatuh tempo terdapat di produk bancassurance yang nilainya mencapai Rp. 892 miliar.

Ada tujuh bank yang memasarkan produk bancassurance yang diketahui bernama JS proteksi plan jiwasraya, yakni bank tabungan negara, standar chartered bank, bank keb hana Indonesia, bank Victoria, bank ANZ, bank QNB Indonesia dan bank rakyat Indonesia. (Leo/Ri)