Juragan Kopi Korban Perampokan Dirawat Dirumah Sakit

Supriadi 57 tahun Warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus, yang menjadi korban perampokan, oleh komplotan pelaku bersenpi, masih terbaring lemas di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung, usai menjalani operasi luka tembak dan hantaman di bagian kepala yang dilakukan para pelaku.


Kejadian naas yang menimpa Supriadi bersama keluarga nya ini, terjadi Sabtu 10 Agustus 2019 lalu, pukul tiga dini hari pelaku yang di duga berjumlah 4 orang masuk kedalam rumah korban melalui pintu bawah, dan langsung masuk ke arah kamar serta  mengancam istri dan anak korban yang sedang tidur.

Korban yang bersembunyi di balik pintu di minta keluar namun saat keluar pelaku mencoba menembakkan senjata api yang sempat ditahan korban  naas senjata tersebut meletus hingga mengenai tangan serta kaki korban tidak hanya luka tembak, saat sudah tak berdaya korban yang di hampiri adik iparnya Nopitasari langsung dihantam kepala nya hingga sempat tak sadarkan diri.

Korban yang menjadi sandra para pelaku, meminta anak korban untuk memberitahu lokasi penyimpanan uang, dan langsung mengasak uang tunai berjumlah 500 juta rupiah dan emas 110 gram, meski terbaring lemas korban pun menceritakan kejadian tersebut dan keluarga nya yang mengalami trauma akibat kejadian naas tersebut.

Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi, Barly Ramadhani , membenarkan terjadiya perampokan, terhadap korban yang merupakan juragan kopi dan lada . Pihaknya sudah membentuk team, untuk memburu para pelaku, yang sudah dikantongi identitasnya. (Ren)