Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan Mengakibatkan Tiga Tewas Enam Kritis

Tanjakan tarahan kilometer 21-22 kembali menelan korban jiwa. Kali ini kecelakaan beruntun melibatkan 5 kendaraan yakni satu truk fuso dan empat sepada motor.

Sedikitnya 3 korban meninggal dunia dilokasi kejadian dan 6 lainnya luka berat.

Kejadian bermula saat kendaraan truk hino warna hijau Nomor Polisi BE-9305-BG melaju dari arah Bakauheni menuju arah Bandar Lampung, melaju dengan kecepatan tinggi dengan menyalakan klakson tak henti-henti.

Tidak lama kemudian truk menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha NMax warna putih Nopol BE 6593 OF, dengan kendaraan sepeda motor honda beat warna putih Nopol 5778 OS, dan kendaraan sepeda motor suzuki thunder warna biru Nopol BE 6805 CJ serta kendaraan sepeda motor honda beat warna biru putih Nopol BE 2732 AAA yang berada didepannya, maka terjadilah kecelakaan lalu lintas.

Sementara, korban meninggal dunia atas nama, Eko, sopir truk, warga desa Pujo Rahayu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. Sarjak pengendara sepeda motor mio warga Teluk Betung dan Sanaah yang berboncengan dengan Sarjak.

Sementara untuk korban luka berat, yakni Febri warga Teluk Betung, Lani Defri Oganda,  Amir Hamzah dan Dedi, warga Lampung Selatan. Saat ini tiga korban yang meninggal dunia dibawa ke RSUD Abdoel Muluk dan 6 korban luka berat dibawa ke rumah sakit Graha Husada Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kecelakaan maut tersebut sempat menyebabkan kemacetan dan menjadi tontonan warga yang melintas. Saat ini kasus lakalantas maut tersebut di tangani oleh Unit Lakalantas Satlantas Polres Lampung Selatan.

(Ma’i/Ri)