Khitan, Alat Vital Siswa SD Habis Terpotong

Radartvnews.com – Kejadian ini berujung laporan polisi,  orang tua korban  Herman Sopian didampingi kakeknya Sugiarto dan anggota DPRD Lampung Barat (Lambar) Sugeng Hari Kinaryo Adi mendatangi KSPK Polres Lambar untuk melaporkannya.

Sugiarto, kakek korban mengungkapkan kejadian bermula saat orang tua WM meminta Samiran mengkhitan anaknya, namun seluruh bagian vital WM terputus.

Setelah satu bulan, yakni pada Agustus lalu MW dibawa keluarga ke RS Mitra Husada Pringsewu, dan diberi rujukan ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, dan kembali diberi rujukan ke RS Bumi Waras.

Awalnya masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat Samiran sebelumnya telah menyanggupi untuk biaya pengobatan selama di rumah sakit.

BERITA TERKAIT  Bocah Lumpuh Otak, BPJS Putuskan Pemkab

Namun, setelah penanganan pertama di rumah sakit, Samiran seperti tidak bertanggungjawab, sehingga keluarga memutuskan untuk membawa masalah itu ke ranah hukum.

Sementara, anggota DPRD Lambar yang juga tokoh masyarakat Pekon Bandaragung Sugeng Hari Kinaryo Adi berharap kasus ini benar-benar dituntaskan, sehingga memberikan efek jera oknum yang melakukan praktik kesehatan liar.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lambar IPDA Irianto mendampingi Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi mengungkapkan kasus ini segera diproses dan dipelajari. (Tim/Rie)