KIP Tak Disalurkan, Sekolah Buka Suara

KIP Tak Disalurkan, Sekolah Buka Suara

Radartvnews.com- Penemuan ratusan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dijual ke tukang rongsok di Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan  dari pedagang kantin bekas kantor UPTD Pendidikan Negeri Agung terus menuai kontroversi.

Program nasional KIP seharusnya diberikan kepada penerima, justru tidak dibagikan oleh pihak terkait.

Salah satu siswa  bernama Aditya Galis Pratama yang merupakan alumni SMPN 4 Negeri Agung Way Kanan, namanya tertdaftar sebagai penerima kartu KIP.  Tetapi tidak pernah mendapatkan bantuan dari program Pemerintah Pusat ini.

Kadek Piang Piang Guru Operator SMPN 4 Negeri Agung menjelaskan, pihak sekolah bahkan tidak mengetahui program pemerintah pusat ini. Kadek menjelaskan salah satu siswanya hanya mendapat bantuan Program Indonesia Pintar saat duduk duduk di bangku  kelas 7.

“alumni dari kami dari kelas 7,8 dan Sembilan dapat dari program lain yaitu program Indonesia pintar, kalau KIP kami gak pernah terima,” kata Kadek.(ded/san)