Lampung Menjadi Ruang Wilayah Pertahanan Negara Yang Dinamis

Lampung Menjadi Ruang Wilayah Pertahanan Negara Yang Dinamis
Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pertahanan Negara dan Penataan Wilayah Pertahanan di Daerah Provinsi Lampung, Balai Keratun Kamis (25/8) (foto humas pemprov lampung)

radartvnews.com -Kementerian Pertahanan dan Keamanan RI terus bersinergi dengan
Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Daerah. Salah
satu upaya yaitu akan dikembangkan penataan Ruang Wilayah Pertahanan Negara di
Provinsi Lampung. Hal itu penting, mengingat sejumlah Wilayah pertahanan Statis
berlokasi di Provinsi Lampung. Seperti Korem 043/GATAM, Lanal Piabung, Lanud
Astra Ksetra sebagaimana PP No. 68 Tahun 2014.

Demikian disampaikan Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan Laksamana Pertama TNI R. M.
Harahap,M.M ketika menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan
Pertahanan Negara dan Penataan Wilayah Pertahanan di Daerah Provinsi Lampung,
Kamis (25/8) di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.

Dijelaskan Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Heriyansyah, acara dihadiri pula
Direktur kebijaksanaan Strategi Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Muhammad Nakir,
Gubernur Lampung diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Rifki Wirawan, Pejabat
Kantor Pertahanan Provinsi Lampung Kolonel Kav Robert Owen Tambunan,S.IP dan
lainnya.

Lebih lanjut dipaparkan kewajiban Pemerintah/Pemda tentang Lahan Rahlatmil yang
tercantum dalam PP No. 68 Tahun 2014. Antara lain menyediakan Lahan untuk Daerah
Latihan Militer dari Tingkat Latihan Perorangan sampai dengan Tingkat Latihan
Gabungan TNI. Pada skala Provinsi, paling sedikit terdiri atas 1 Daerah Latihan
Gabungan TNI. Yakni setingkat Batalyon TNI AD, Guspurla guna mendukung Pasukan
Pendarat Marinir TNI AL dan/atau squadron Udara atau Batalyon Paskhas TNI AU.
“Kemhan/TNI juga terus meningkatkan Koordinasi dengan Pemda antara lain dengan
membuat regulasi yang lebih tajam tentang Fungsi Pembinaan Kemampuan Pertahanan
di Daerah. Untuk meningkatkan pengembangan wilayah Pertahanan yang dinamis
tersebut, tentunya tidak mengganggu jalannya atau proses pembangunan di daerah,”
ujar Harahap.

Sementara itu Direktur kebijaksanaan Strategi Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI
Muhammad Nakir menerangkan diperlukan keiikutsertaan Warganegara dalam upaya
pembelaan negara. Untuk itu perlu penyebarluasan nilai -nilai bela negara serta
pengembangan kesadaran bela negara.

Terkait program Bela Negara, Pejabat Kantor Pertahanan Provinsi Lampung Kolonel
Kav Robert Owen Tambunan,S.IP menambahkan, Desk PPKP Kantor Pertahanan Provinsi
Lampung telah menyusun serangkaian program. Seperti Lomba Diskusi Parade Cinta
Tanah Air, Lomba Parade Cinta Tanah Air termasuk Pembinaan terhadap alumni Parade
Cinta Tanah Air.

Sementara itu Asisten Bidang Pemerintahan saat membacakan Sambutan Gubernur
mengatakan bahwa peran pertahanan negara di Provinsi Lampung sangat besar dalam
mendukung implementasi Visi Lampung “Maju dan Sejahtera” melalui salah satu visi
yaitu mewujudkan suasana aman, tentram dan nyaman bagi seluruh masyarakat Lampung
dalam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di akhir sambutannya Rifki Wiryawan menyampaikan harapan Gubernur Lampung M.
Ridho Ficardo agar dengan Rapat Koordinasi yang melibatkan semua pihak ini dapat
menumbuhkan kesadaran kepada setiap warga negara dalam memahami pentingnya
Pertahanan Wilayah dan Penataan Wilayah Pertahanan di Provinsi Lampung bagi
Kepentingan Pertahanan Nasional. (Rls/Min)