Lampung Tolak 171 Ribu Ton Jagung Impor

Panen Raya, Lampung Tolak 171 Ribu Ton Jagung Impor

radartvnews.com- Alih-alih mengatasi proses produksi dan pemasaran petani, pemerintah justru all out melakukan impor komoditas. Setelah beras dan garam kini pemerintah impor jagung.

Dalam waktu dekat 171 ribu ton jagung jagung lampung yang selama ini digadang-gadang pemerintah pusat sebagai lumbung nasional pun tak dilirik, kecanduan impor inipun mendapat penolakan Bulog Lampung.

Impor jagung ini merupakan jagung kelas khusus yang diperuntukan bagi kebutuhan industri,  Di lampung pemerintah menyatakan adanya wacana dari pemerintah pusat akan impor jagung tak mempengaruhi, sebab lampung tak butuh impor jagung karena saat ini sedang panen raya.

Namun terkait apakah produksi jagung bisa disumbang ke Nasional hal itu masih harus menunggu keputusan pemerintah pusat, wacana ini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Pemerintah menyatakan adanya wacana dari pemerintah pusat akan impor jagung tak mempengaruhi ,sebab lampung saat ini tak butuh impor jagung karena kini tengah panen raya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Lampung, Ofrial Kepada Reporter Radar TV Via Telepon Mengatakan, Belum Mendapatkan informasi terkait impor jagung tersebut.

“meski begitu ia mengatakan impor jagung untuk lampung tak perlu karena saat ini sedang panen raya,” kata Ofrial.

Sementara dari data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung pada rapat evaluasi kinerja 2018 dan pelaksanaan program tanaman pangan di tahun 2018, produksi jagung selalu mengalami peningkatan tahun 2016 lalu produksi jagung mencapai 1,7 juta ton  kemudian ditahun 2017 naik menjadi 2,4 juta ton, sedangkan di tahun 2018 ini ditargetkan mencapai 3,2 juta ton atau naik sekitar 800 ribu ton.(lih/san)

Menurut Kamu Bagaimana