Wednesday, February 26, 2020

Mafia Jual Beli Kursi KPU, Ada Aroma Wahyu Setiawan di Lampung

Must Read

Gita Melawan, Lapor Balik Nenek Pemulung

Radartvnews.com- Tak terima dilaporkan oleh nenek Irawati, Gita Mandasari (35) akhirnya  melaporkan balik Irawati ke Mapolresta Bandar Lampung atas...

Sim Salabim! Kejati Ralat Tersangka

Radartvnews.com- Kejaksaan Tinggi Lampung mengaku adanya salah penyampaian terkait penetapan satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Laboratorium Unit...

MIRIS, NENEK PEMULUNG DIGUGAT BALIK

https://youtu.be/0sfrDoEs7Oc TAK TERIMA ATAS LAPORAN IRAWATI, GITA MANDASARI AKHIRNYA MELAWAN DENGAN MEMBUAT LAPORAN KE MAPOLRESTA BANDAR LAMPUNG. GITA MELAPORKAN DUGAAN...

Dukungan Bermasalah, 4 Caden Lolos

Radartvnews.com- 8.863 berkas dukungan calon independen di dua kota yakni Bandar Lampung dan Metro serta satu kabupaten yakni Lampung...

Ibu dan Dua Anak Tewas Terlindas Truk

Radartvnews.com- Tabrak  sepeda motor, seorang supir truk akhirnya dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Lampung Timur, minggu sore (23/2). Sopir...

Radartvnews.com- Sidang kedua dugaan jual beli jabatan komisioner KPU kabupaten-kota yang menyeret Esti Nur Fatonah kembali digelar Dewan Kehormatan penyelenggara pemilu di Kantor Bawaslu Lampung dalam sidang terungkap fakta baru yakni sejumlah nama yang pada sidang sebelumnya tidak terungkap.

Salah satunya nama Toni yang diyakini sebagai staf komisioner KPU RI Wahyu Setiawan, nama Toni terungkap melalui daftar panggilan percakapan telepon dari saksi Viza Yeli Santi.

Peran toni yang kerap dijuluki suhu ini sebagai penyambung antara Lilis Pujiati dan Esti Nur Fatonah untuk mengamankan permainan kotornya di KPU RI.

“saya kembali mengingatjkan ini kasus etik ada perkembangan baru dan menarik ada  nama baru yang muncul seperti Toni bahkan,” ujar Candra Mulyawan Kuasa Hukum Pengadu.

Berita Lainnya  Main Judi, Mertua & Mantu Kompak Satu Sel

Menanggapi hal ini sebagai teradu, Esti Nur Fatonah bersikeras membantah dan tidak mengenal nama Toni. Esti juga bersumpah tidak pernah meminta uang kepada calon komisioner selama proses fit and proper test berlangsung.

“saya tidak pernah meminta uang secara langsung maupun tidak langsung kepada siapapaun saya nggak kenal dengan orang yang namanya Toni dalam kasus ini,” kata Esti Nuur Fatonah

Sementara itu anggota DKPP RI Ida Budiarti mengaku akan kembali mepelajari hasil sidang kedua ini, DKPP juga merekomendasikan KPU Lampung untuk meminta rekaman cctv dari pihak hotel. Setelah itu DKPP akan menggelar pleno untuk memutuskan nasib teradu yakni Esti Nur Fatonah.

“kami akan laporkan hasil pemeriksaan kedua tentu akan dibahas dalam pleno di DKPP kami tidak bisa menyampaikan atau mengira untuk hal ini,” jelas Ida Budiarti.

DKPP juga meminta keterangan KPU RI terkait nama Toni yang mencuat dalam sidang kedua ini.(dry/san)

BACA JUGA

Latest News

Polisi Gerebek Sabung Ayam, 6 Orang Ditahan

Radartvnews.com- Tim Opsnal Polsek Teluk Betung Utara menggerebek lokasi judi sabung ayam di jalan cipto mangunkusumo, sumur...

Sim Salabim! Kejati Ralat Tersangka

Radartvnews.com- Kejaksaan Tinggi Lampung mengaku adanya salah penyampaian terkait penetapan satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Laboratorium Unit Pelayanan Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Daerah...

Sales Manisan Tewas Tergorok

Radartvnews.com- Kurniawan (21) buah hati Rudiyanto dan Samina Wati warga dusun talang sebayau, desa kali balangan, kecamatan abung selatan, Kabupaten Lampung Utara tewas  dengan...

RYCKO Pasrahkan Pendamping ke Parpol

Radartvnews.com- Bakal calon walikota bandar lampung Rycko Menoza, selasa siang (25/2) datang ke kantor DPD Perindo Bandar Lampung untuk mengambil sekaligus mengembalikan...

Parfi Ajak Milenial Lampung Terlibat Film Nasional

Radartvnerws.com- Dalam rangkaian festival Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) award 2020. Artis-artis senior yang Parfi menggelar road show bertemakan ghost mania festival di 10...

More Articles Like This