Mahasiswa Bergerak, Indonesia Bergolak

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Menolak RKUHP dan Revisi UU KPK serta RUU Kontroversial ini serentak terjadi diseluruh Indonesia. Seperti Yogyakarta, Bandung, Cirebon, Malang, Jombang, Makassar, Palembang, Tanjung Pinang, bahkan diantaranya berakhir ricuh.

Seperti di Depan Kantor DPR, MPR Pusat, Para Mahasiswa melempari Gedung DPR, dengan batu dan botol air mineral, sehingga membuat Aparat Kepolisian, membalas dengan tembakan Gas Air Mata dan Water Canon.

Tidak hanya itu, Massa Aksi selain merusak mobil water canon milik polisi di Depan Gedung DPR, juga merusak Pagar DPR hingga runtuh, bahkan beberpa kendaraan bermotor milik pendemo, mengalami rusak berat.

Kericuhan Aksi Demo juga terjadi di Kota Solo, mereka berupaya menerobos barikade polisi, serta merobohkan Pagar Gedung DPRD setempat, hal ini langsung disambut tembakan gas air mata, oleh Petugas Kepolisian, hingga membuat masa aksi berlarian meninggkalkan Halaman Gedung DPRD.

Hal yang sama juga terjadi di Bandung Jawa Barat, kericuhan terjadi saat ribuan mahasiswa memaksa masuk kedalam Gedung DPRD, akibatnya 92 mahasiswa menjadi korban, mereka mengalami luka ringan hingga berat, bahkan ada yang sampai tak sadarkan diri, akibat gas air mata yang ditembakkan polisi saat membubarkan massa.

Dalam aksi ini ribuan mahasiswa, menolak serta menuntut pemerintah membatalkan rencana pengesahan sejumlah rancangan undang-undang, yang dinilai tidak pro rakyat, seperti RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU KPK yang baru disahkan, hingga pembatalan Calon Pimpinan KPK terpilih.

Berbeda dengan sejumlah kota besar, Aksi Ribuan Mahasiswa Lampung justru kondusif. Pantauan Radar Lampung TV, Para Mahasiswa di sejumlah Universitas di Kota Bandar Lampung, mulai mengosongkan kampus serta turun kejalan sejak pukul 8 pagi, menuju Kantor DPRD Lampung, namun dalam aksi ini tidak sampai terjadi kericuhan, karena perwakilan dari pejabat pemerintah segera menemui perwakilan aksi demo. (Kuh/Gal/Rie)