Mahasiswa Ditikam, Polinela Siapkan Sanksi

Nasib malang dialami Seva Alfianto 20 tahun, mahasiswa kampus Polinela Bandar Lampung.Dia menjadi korban penikaman lima orang tidak dikenal, saat menuju asrama tempat tinggalnya.

Korban mengalami luka dibagian pinggang dan dilarikan ke rumah sakit oleh rekannya.

Sementara keluarga yang mendapat kabar jika korban mengalami luka tikam, langsung mendatangi Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung. Menurut keluarga, saat ini korban sedang menjalani operasi akibat luka tikam sedalam 18 cm.

Pengakuan pelaku Nico Armando, dia melakukan penusukan berawal dari cekcok di parkiran kampus usai propti Minggu sore.

Dan akan di selesaikan dengan pertemuan di halaman parkir Islamic Center.

Korban datang bersama rekannya Made,  pelaku sudah menunggu bersama 3 rekan nya dan langsung terlibat baku hantam.

Sementara, kampus langsung melakukan investigasi secara internal untuk mencari tahu penyebab pengeroyokan.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Ir. Sarono memastikan insiden terjadi diluar kegiatan perkuliahan.

Jika memang nantinya pelaku Nico Armando dan Hari Sanjaya terbukti bersalah dan melanggar kode etik kampus, maka sanksi tegas menanti.

Sanksi terberat, dikeluarkan dari polinela serta menyerahkan persoalan ke kepolisian.

Sementara, Universitas Lampung, belum bisa memberikan keterangan maupaun tanggapan terkait persoalan ini, pasalnya dua dari empat pengeroyok Sheva Aldianto, disebutkan merupakan mahasiswa Unila.

(Kuh/Bow)

Menurut Kamu Bagaimana