Manisnya Gula Bikin Polda Kecolongan

53
DPRD Lampung geram terhadap perusahaan gula di Lampung yang diduga dengan sengaja menimbun gula pasir

Radartvnews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung geram terhadap perusahaan gula di Lampung yang diduga dengan sengaja menimbun gula pasir ditengah merebaknya virus corona atau covid-19.

Diketahui, Bareskrim Mabes Polri beberapa hari lalu membongkar adanya stok gula pasir sekitar 75 ribu hingga 100 ribu ton milik PT Gunung Madu Plantations (GMP) yang tak didistribusikan.

DPRD Lampung melalui Komisi I dan Komisi 2 menyayangkan hal ini bisa terjadi. Bahkan menyayangkan juga pihak Kepolisian Daerah Lampung yang dinilai kecolongan terkait hal ini karena justru Bareskrim Mabes Polri yang mengungkap.

Anggota Komisi I DPRD Lampung Watoni Nurdin mengatakan, Polda Lampung seharusnya melakukan pengawasan serta penegakan hukum terkait adanya perusahaan yang dengan sengaja menimbun ditengah isu virus corona.

Berita Lainnya  Eks Wakil Bupati Lampura ODP

Bagaimana polisi melakukan penertiban dan menciptakan rasa aman dengan menindak spekulan menimbun sembako,” kata Watoni Nurdin.

Sementara Sekretaris Komisi II  Dprd Lampung Sahlan Syukur menyayangkan adanya dugaan penimbunan gula sehingga membuat di lampung mengalami kelangkaan gula karena diketahui Lampung merupakan lumbung gula pasir.

Sahlan juga meminta ketegasan dari pemerintah provinsi Lampung terkait persoalan ini khususnya tentang alur distribusi gula.

“Lampung mempunyai pabrik besar gula terkait penangkapan Bareskrim di pabrik gula yang menimbun kita apresiasi,” jelas Sahlan Syukur.

Sementara Kapolda Lampung Irjend Pol Purwadi Arianto enggan memberikan keterangan terkait dugaan  penggerebekan penimbunan gula di perusahaan di Lampung. Kapolda meminta awak media untuk menanyakan langsung ke satgas pusat, disingung Polda Lampung kebobolan Kapolda engan menjawab.(lds/san) //