Modus Petugas PDAM, Rampok Gasak Emas & Uang Tunai

60
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dirumah Lilistiany korban perampokan (26/2)

Radartvnews.com- Waspadalah bila menerima tamu yang tak dikenal ketika kondisi rumah sepi. Seorang wanita warga  jalan cut nyak dien, Tanjung Karangpusat Bandar Lampung menjadi korban. Bahkan korban nyaris dianiaya para pelaku dengan senjata tajam. 

Aksi kawanan perampok yang berjumlah lebih dari dua orang terjadi rabu pagi (26/2). Para pelaku menyatroni rumah korban Lilistiany (52) dengan mengendari sepeda motor. Komplotan ini menyamar menjadi petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang akan melakukan pemeriksaan saluran air.

Dalam aksinya, salah satu pelaku mengalihkan perhatian dengan meminta korban menemani untuk memeriksa saluran air di dalam rumah. Pelaku lainnya merangsek masuk kedalam kamar korban lalu menggasak perhiasan emas puluhan gram dan uang tunai jutan rupiah dari dalam lemari korban.

Berita Lainnya  Pasien Positif Corona di Lampung Meninggal, Begini Penjelasan Reihana

Aksi kawanan perampok ini diketahui oleh Margareth salah seorang anak korban, namun para pelaku memaksa anak korban diam sambil mengancam dengan senjata tajam.

“Saya liat ada orang masuk didalam itu maling, lalu kawanya teriak tusuk aja,” kata Margareth.

Setelah kawanan rampok pergi, Lilistiany berteriak minta bantuan, namun para pelaku berhasil luput dari kejaran warga. Akibat perampokan ini korban mengalami kerugian hingga Rp30 juta.

“Orangnya itu masuk saya gak lihat lalu saya jerit dan minta tolong dia (pelaku) keluar lari,” kata Lilistiany.

Kasus perampokan ini kini ditangani kepolisian Polsek Tanjung Karang Barat Bandar Lampug.(rmd/san)