Wednesday, February 19, 2020

Oknum Kepsek Tarik Pungli Parkir

Must Read

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada...

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro,...

Dituduh Culik, Kerabat Pemulung Menuntut

Radartvnews.com- Irawati pemulung yang menjadi viral setelah dituduh hendak menculik seorang anak di jalan dosomuko, kampung sawah brebes, Tanjung...

Jual Beli Jabatan Intai Tujuh Dinas

Radartvnews.com- Adanya tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini dijabat oleh Pelaksana...

Dituduh Penculik, Pemulung Nyaris Dihakimi Massa

Radartvnews.com- Dituduh akan melakukan penculikan anak, seorang  pemulung rongsokan di Bandar Lampung nyaris jadi bulan-bulanan warga.

radartvnews.com-Pengelola parkir di lingkungan sekolah SMPN 1 Pekalongan mengeluhkan tindakan arogan kepala sekolah. Pasalnya pihak sekolah mewajibkan uang infak pengelola parkir sebesar Rp 500.000,- setiap bulannya, sementara lahan parkir sendiri merupakan milik perseorangan. Tindakan arogansi oknum kepala sekolah SMPN 1 Pekalongan yang meminta infak kepada pengelola parkir sebesar Rp 500.000,- per bulanya di keluhkan pengelola.

Yanto sang pengelola parkir mengatakan bahwa parkir yang di kelolanya mempunyai izin resmi dari pihak kecamatan, dan sudah berjalan 7 tahunan, namun sejak kepala sekolah baru ini  dirinya di panggil pihak sekolah untuk memberikan infak pengelolahan parkir. “Ya sebelumnya sih nggak seperti ini kami dipungut infak lima ratus ribu setiap bulannya oleh kepala sekolah” ujar yanto.

Berita Lainnya  Terdakwa Fee Proyek Minta Keringanan Hukuman

Awalnya pihak sekolah meminta infak parkir sebesar Rp 1.500.000,- namun, karena keberatan pengelola menyetujui untuk memberikan infak sebesar Rp 500.000,-, ”sekolah sebelumnya minta satu juta setengah, tapi kami Cuma sanggup lima ratus ribu perbulan itupun berat” terang yanto.

Salah satu murid SMPN I pekalongan, Yoga, mengakui bahwa pihak sekolah mengharuskan siswa memakir di dalam sekolah, jika tidak maka murid yang memarkir motor di luar sekolah akan di kenakan sangsi.(YD/FB/JF)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Pengusaha Katering dan Oknum Polisi Digerebek

radartvnews.com- Diduga berbuat mesum, oknum anggota Polres Lampung Barat & istri seorang pengusaha katering di kota Metro,...

Buruh Tani Tewas Bersimbah Darah

Radartvnews.com- Warga dusun sukarame  desa haduyang  natar, Lampung Selatan sekitar pukul 10:00 WIB (18/2) geger  atas  ditemukan mayat dalam keadan tertelungkup tidak jauh dari parbik...

Kemendes Sindir Pemprov, Pengelolaan dana desa ’ambyar’

Radartvnews.com- Meski Pemerintah Provinsi Lampung terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk melaksanakan berbagai bentuk dan program dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan namun nyatanya belum...

Besok Jilid I Diumumkan, Rekomendasi Lima Paslon PDIP Mencuat

Radartvnews.com- PDI Perjuangan akan mengumumkan 48 pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah gelombang 1 di Pilkada serentak 2020.

More Articles Like This