Wednesday, February 26, 2020

Provinsi Lampung Tuntaskan Tugas Naikkan Produksi 1 Juta Ton Padi

Must Read

Gita Melawan, Lapor Balik Nenek Pemulung

Radartvnews.com- Tak terima dilaporkan oleh nenek Irawati, Gita Mandasari (35) akhirnya  melaporkan balik Irawati ke Mapolresta Bandar Lampung atas...

Sim Salabim! Kejati Ralat Tersangka

Radartvnews.com- Kejaksaan Tinggi Lampung mengaku adanya salah penyampaian terkait penetapan satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Laboratorium Unit...

MIRIS, NENEK PEMULUNG DIGUGAT BALIK

https://youtu.be/0sfrDoEs7Oc TAK TERIMA ATAS LAPORAN IRAWATI, GITA MANDASARI AKHIRNYA MELAWAN DENGAN MEMBUAT LAPORAN KE...

Dukungan Bermasalah, 4 Caden Lolos

Radartvnews.com- 8.863 berkas dukungan calon independen di dua kota yakni Bandar Lampung dan Metro serta satu kabupaten yakni Lampung...

Penuding Penculik Tak Gentar Dipolisikan

Radartvnews.com- Gita Mandasari (35) warga jalan dasamuko, gang ikhlas, Tanjung Karangtimur, Bandar Lampung sosoknya menjadi viral setelah aksinya mengejar Irawati...

Radartvnews.com–Pemerintah Presiden Joko Widodo meminta Provinsi Lampung (Pemprov) mampu menaikkan target produksi 1 juta ton gabah kering giling (GKG) dari 3,32 juta ton pada 2014. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), target itu kini dapat dituntaskan dengan naiknya produksi padi Lampung pada 2016 menjadi 4,35 juta ton dan pada 2019 ini ditargetkan naik menjadi 4,49 juta ton.

Kenaikan produksi itu, tak lepas dari kolaborasi Pemprov dan pusat yang besar-besaran memperbaiki saluran irigasi pada 2016 hingga 2018 yang membuat Lampung menjadi lumbung pangan strategis nasional. Pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, mendapat warisan kondisi irigasi hanya mantap 40% pada 2014.

Gubernur M.Ridho Ficardo Saat Melakukan Panen Padi

Kondisi membuat Gubernur Ridho berjibaku melobi pusat dan berjuang bersama DPRD Provinsi menaikkan anggaran pemeliharaan, karena tak mungkin Lampung dapat mendukung swasembada beras jika kondisi irigasi hanya mantap 40%. Rehabilitasi besar-besaran jaringan irigasi primer, sekunder, dan irigasi tersier pada 2016 membuat Provinsi Lampung surplus air pertanian.

 

Indeks pertanaman (IP) naik dari 1,5 menjadi 1,8. Di beberapa wilayah seperti Palas, Lampung Selatan, bahkan bisa mencapai IP 200 sistem gogo rancah, berkat perbaikan saluran irigasi. Rehabilitasi besar-besaran membuat kondisi jaringan irigasi baik yang menjadi kewenangan pusat dan Lampung naik dari mantap 40% menjadi mantap 80% dan kita targetkan di akhir 2017 menjadi mantap 90%, sebagai angka tertinggi tingkat kemantapan irigasi.

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo saat berada di Depan Lahan Perkebunan Jagung Produktif

Menurut Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian, Justan Riduan Siahaan, kenaikan produksi padi Lampung juga dipengaruhi luas tambah tanam padi. Luas sawah Lampung pada 2015 mencapai 390.327 hektare bertambah menjadi 400.869 hektare (2016) dan 408.371 hektare (2017). Selain karena cetak sawah baru, penambahan luas itu karena perbaikan irigasi.

Berita Lainnya  ASN Tak Bayar Zakat, Baznas Sangsikan Arinal

 

“Produksi padi Lampung surplus 1,2 juta ton. Pemerintah dan petani Lampung sungguh mengikuti program pemerintah. Oleh karena itu, perlu peningkatan komunikasi untuk meyakinkan petani agar terus meningkatkan produksi. Balai Besar Sumber Daya Air Lampung juga bahu membahu dengan Kementerian Pertanian mengalokasikan air di wilayah irigasi teknis seperti Sekampung Sistem, Tegineneng, dan Way Kanan,” kata Justan Siahaan, Kamis (22/11/2018).

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo Tampak Gembira Melihat Hasil Panen Petani di Provinsi Lampung

Justan yang juga Penananggungjawab Upaya Khusus (Upsus) Padi Jagung Kedele Lampung itu mengakui, tak hanya produksi padi yang naik. Keberhasilan swasembada jagung merupakan capaian penting mengingat produksi jagung tertinggi Lampung tercapai pada 2008 di angka 2,4 juta ton dari target awal 2 juta ton. “Ini capaian penting Pemerintah Provinsi Lampung dan pemangku kepentingan lain yang solid dalam mewujudkan salah satu Nawa Cita Presiden Joko Widodo yakni kedaulatan pangan,” kata Justan.

Berita Lainnya  Lampung Rajai Kemiskinan

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo Saat Mencoba Traktor Milik Petani

Capaian itu, kata Justan, membuat Lampung sebagai provinsi ketujuh penghasil padi nasional dengan kontribusi 5,33%. Sedangkan produksi jagung yang melonjak hingga 2,4 juta ton pada 2017, sekaligus menempatkan Lampung di posisi tiga produsen jagung nasional dengan kontribusi 8,59%. “Luas tambah tanam jagung berkembang sendiri karena kebijakan pemerintah menjaga harga minimum jagung Rp3.150 perkilogram,” kata Justan. (ADV)

BACA JUGA

Latest News

Pria Anonim Tewas di Pantai Duta Wisata

Radartvnews.com- Seorang pria paruh baya tanpa identitas rabu pagi sekira pukul 09:00 WIB (26/2) ditemukan tewas di pantai duta...

Yaris Diseret Babaranjang 4 Meter, 3 Penumpang Luka

Radartvnews.com- Mobil toyota yaris berwarna putih dengan nomor polisi BE 2824 CD yang dikendarai oleh Muhammad Arif bersama dua orang sepupunya Maria Regita dan...

Kantor Disegel, Dinsos Lampura Angkat Kaki

Radartvnews.com- Pasca penyegelan sebagian kantor Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, para pegawai nampak terus berbenah dan memindahkan barang-barang. Pemindahan barang-barang atas...

MENDAMBAKAN KEADILAN SOSIAL

February 26, 2020 OLEH: JAYA SUPRANA Syukur Alhamdullilah, saya beruntung tergolong...

Pantai Muara Indah Tanggamus Lampung

Lokasi : Pantai Muara Indah Tanggamus Lampung #wisatalampung #pariwisatalampung #enjoylampung #travellampung #travelvlog source

More Articles Like This