radartvnews.com – Puluhan mahasiswa  IAIN Radin Intan  yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Budaya Islam menggelar aksi unjuk rasa  serta melakukan aksi bakar ban dan memblokir jalan masuk menuju Rusunawa dan Fakultas Syariah.

Aksi ini terkait penolakan adanya pungutan liar  yang diduga  bermoduskan infak dan sedekah pembangunan masjid dikampus islam tersebut.

Dimana menurut para mahasiswa setiap mahasiswa baru dan yang calon wisudawan diwajibkan membayar sejumlah infak   dan sedekah yang besarannya dipatok dan ditentukan sepihak oleh birokrat kampus sebesar 350 sampai 500 ribu rupiah.

Koordinator aksi Pupung mengatakan bahwa aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk penilakan mahasiswa terhadap adanya aksi pungutan liar dan hal-hal yang bersifat korupsi kolusi dan nepotisme dilingkungan kampus islam tersebut. Menurutnya pungli pembangunan masjid tersebut sudah mengakar bertahun-tahun.

Sementara itu pihak rektorat dalam hal ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Syaiful Anwar yang hendak dimintai konfirmasi mengaku enggan dan akan melakukan rapat terlebih dahulu.