Rumah Pasutri Lansia Nyaris Hanyut

Beginilah kondisi rumah pasangan suami istri lanjut usia Enjum (70 tahun dan Kasjak ( 87 tahun) yang berada di bantaran sungai di kampung Sukamandi, Kelurahan Keteguhan, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.

Separuh lantai rumah enjum dan kasjak ambles terbawa arus sungai ketika banjir yang tejadi pada maret 2019 lalu, sudah lebih dari setengah tahun kondisi rumahnya tidak kunjung diperbaiki karena keterbatasan biaya.

Untuk makan sehari-hari Enjum dan Kasjak hanya mengandalkan pemberian para tetangga dan upah sang suaminya dari jasa pijat panggilan tetangga di sekitar rumah mereka. Sementara tiga orang anak Enjum dan Kasjak tinggal di luar Provinsi Lampung.

Sudah 30 tahun Enjum dan Kasjak tinggal di rumah berukuran 6 x 8 meter yang terbuat dari papan. Meski setengah rumahnya sudah menggantung di bibir tebing sungai, Enjum tetap bertahan lantaran menjadi satu-satunya tempat tinggal dirinya bersama suaminya.

BERITA TERKAIT  Akhirnya, Pemerintah Kota Bantu Renovasi Rumah Pasutri Lansia

Menurut Enjum, saat musim penghujan lalu, air sungai di tepi rumahnya mulai naik, ini yang mengikis pondasi rumahnya sedikit demi sedikit hingga menyebabkan longsor, separuh lantai rumah enjum pun ambles karena longsor yang disebabkan banjir sungai ada di bawah rumahnya.

Akibat longsor, barang yang ada di rumahnya, seperti kursi tamu, lemari dan ranjang tidur terbawa derasnya arus sungai. Meski sudah lebih dari setengah tahun, hingga kini belum ada perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memberikan bantuan perbaikan lantai rumahnya yang ambles. Musim penghujan akan segera tiba membuat Enjum dan Kasjak merasa khawatir rumahnya yang tinggal separuh tersebut akan kembali ambles terbawa banjir.

(Ren/Ri)

Menurut Kamu Bagaimana