Dewan Pendidikan Sesalkan Siswa Gagal Paham

radartvnews.com- Setelah Kabupaten Lampung Tengah, aksi sayat tangan massal juga terjadi di SMP Negeri 33 Bandar Lampung. Ada tiga  pelajar wanita yang semuanya berasal dari kelas tujuh SMP melakukan aksi serupa (9/10).

Nani salah satu wali murid mengatakan, sebelum masalah ini terungkap beberapa hari lalu dirinya menemukan sebuah video di smartphone milik anaknya.

Dalam video yang berasal dari grup whatsapp itu wanita yang tinggal di kecamatan enggal ini melihat challenge setelah meminum minuman berenergi ketika tangan di sayat menggunakan banda tajam seperi silet maka tak berdarah.

“saya lihat video challenge setelah meminum minuman berenergi ketika tangan di sayat menggunakan banda tajam seperi silet maka tak berdarah,”ujar Nani.

Setelah mengetahuinya dirinya langsung memberikan pengertian kepada anaknya dan menghapus videonya, beruntung anak perempuan Nani tak menjadi korban aksi  challenge sayat tangan.

Walikota Bandar Lampung Herman HN yang mengetahui hal ini, langsung memanggil orang tua murid serta memberikan pengarahan kepada mereka.

Herman juga meminta kepada pelajar di Kota Bandar Lampung jangan mudah percaya dengan informasi apa lagi di era digital seperti ini banyak di temukan berita hoaks.(sah/san)

loading...