Sembilan Kecamatan Di Pesawaran Terendam Banjir

Sembilan Kecataman Di Pesawaran Terendam Banjir
Sembilan Kecataman Di Pesawaran Terendam Banjir

radartvnews.com – Hujan deras yang mengguyur kabupaten pesawaran sejak Selasa malam membuat beberapa aliran sungai yang ada di Kabupaten Pesawaran meluap. Akibatnya, sekitar 31 desa yang tersebar di sembilan Kecamatan di Pesawaran terendam dengan ketinggian air rata-rata 1.5 meter.

Selain merendam ratusan rumah warga, akibat banjir tersebut juga memakan korban jiwa, yakni warga Desa Padang Manis Kecamatan Waylima meninggal dunia karena tertimpa runtuhan material rumah. Selain itu juga, satu korban warga desa hanyut terbawa arus sungai dan sedang dalam pencarian.

Berdasarkan data sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pesawaran sembilan Kecamatan di Pesawaran terendam banjir, yakni Kecamatan Gedongtataan 13 desa, Kecamatan Teluk Pandan 2 desa, Kecamatan Punduh Pedada 2 desa, Kecamatan Way Khilau 7 desa, Kecamatan Kedondong 2 desa dan Kecamatan Negerikaton 4 desa, kemudian Kecamatan Way Lima 1 desa dan Kecamatan Way Ratai 1 desa dan kecamatan padang cermin 1 desa.

Selain merendam ratusan rumah dan menelan korban jiwa, banjir diperkirakan terbesar sejak tahun 1981 ini juga mengakibatkan ratusan hektare sawah mengalami fuso, beberapa rumah warga hanyut rata dengan tanah dan kendaraan roda dua hanyut  serta beberapa jembatan penghubung mengalami kerusakan hingga patah.

Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat meninjau lokasi banjir di Desa Kubu Batu mengatakan Kabupaten Pesawaran siaga satu darurat bencana hingga tiga hari kedepan dan Pemerintah Pesawaran bekerjasama dengan Provinsi telah menyiapkan posko kesehatan di setiap kecamatan yang terendam banjir selain itu setiap desa yang terkena bencana banjir akan di buat dapur umum.

Kepala BPBD Pesawaran Mustari, mengatakan dari sembilan kecamatan yang terendam banjir, empat kecamatan yakni Kecamatan Waylima, Padang Cermin, Teluk Pandan dan Kecamatan Way Khilau yang terparah akibat bencana banjir tersebut.

Guna mengantisipasi bencana, BPBD Pesawaran telah bekerjasama dengan beberapa instansi baik TNI, Polri, Basarnas dan Tim Sar telah membantu mengevakuasi korban untuk menghindari dampak-dampak negatif dari bencana ini.(Jef/Win)