Taman Nasional Way Kambas Menjadi Kawasan Perlindungan Terpilih Di Wilayah ASEAN

Way Kambas
taman nasional way kambas, sumber net

radartvnews.com – Pertemuan ASEAN Heritage Park ke-5 di Ballroom Hotel The 7 Bandar Lampung telah dibuka. Hadir dalam acara tersebut Ekscutive Director Asean Centre Biodiversity Att Y Roberto V. Oliva, Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Tahchor Fathoni, Assisten Director For Environment Division of secreyariat ASEAN Saros Crisai, para perwakilan dari negara-negara asean yang masuk ke dalam Center for Biodiversity. Hadir juga unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Lampung Brigjen Ike Edwin, Danlanud Astra Ksetra Asintel Letkol Nav Arief Budiman,  Kejaksaan Tinggi Lampung Leonard Simanjuntak, serta para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Lampung.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono yang membuka acara ini mengatakan “Penetapan sebuah kawasan menjadi Asean Heritage Park merupakan sebuah kehormatan tersendiri, yang mana tahun ini penghargaan itu diterima oleh Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Provinsi Lampung. Selain kebanggaan kami atas terpilihnya Taman Nasional Kebanggaan Provinsi Lampung yaitu TNWK sebagai ASEAN Heritage Park yang ke-36 atau yang ke-4 di Indonesia, juga atas pelaksanaan pertemuan Asean Heritage Park yang ke 5 diselenggarakan di Provinsi Lampung”.

BERITA TERKAIT  APBD-P 2019 Defisit 117 Miliar

Sebagaimana kita ketahui, ASEAN Heritage Park (AHP) merupakan kawasan perlindungan terpilih di wilayah ASEAN yang dikenal dengan keanekaragaman hayati dan ekosistem yang unik dan mempunyai nilai yang tinggi. AHP diberikan sebagai bentuk penghargaan yang tinggi terhadap pentingnya kawasan tersebut sebagai kawasan konservasi” ujar Sutono.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung juga mengungkapkan “Selain terdapat pusat konservasi gajah, terdapat juga Suaka Rhino Sumatera (SRS), yang merupakan satu-satunya lokasi tempat pengembangbiakan badak Sumatera secara semi alami di Asia atau mungkin dunia.

loading...