Teropong Bintang Era Ridho Terancam Mangkrak

Pembangunan observatorium Teropong Bintang di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR) yang merupakan salah satu program saat M.Ridho Ficardo menjabat sebagai Gubernur Lampung beberapa waktu lalu terancam mangkrak.

Di Era Kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi, pembangunan teropong bintang untuk sementara tak dilanjutkan. Pasalnya , saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sedang melakukan efesiensi anggaran.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Anggaran Pemerintah Daerah masih terbatas. Maka dari itu pihaknya sedang melakukan penghematan. Dirinya mengatakan belanja-belanja yang tidak bisa dilakukan tahun ini maka bisa dilakukan pada tahun depan.

Meskipun demikian pihaknya akan melakukan evaluasi dan rapat untuk melanjutkan pembangunan di tahun depan apabila perekonomian sudah pulih.

Diketahui, observatorium yang ditargetkan menjadi observatorium terbaik di asia tersebut dimulai pada masa gubernur lampung, M. Ridho Ficardo pada tahun 2018. Pada 2017, Pemprov Lampung telah menganggarkan Rp 20 Miliar untuk membuka akses jalan seluas 30 meter dengan panjang 7 km.

Tahun 2018, anggaran ditambah Rp 22 Miliar untuk pembangunan akses jalan dan jembatan menuju Km 7. Dana itu ditambah sisa anggaran APBD-P sebesar Rp 3 Miliar untuk jalan sepanjang 4 Km, total dana untuk jalan Rp 42 Miliar.

Kemudian untuk pembangunan 5 unit gedung dengan APBD sebesar Rp 20 Miliar. Sehingga total keseluruhan anggaran untuk jalan dan gedung Rp 65 Miliar. (Gal/rie)