Tiga Perampok BPJS Diciduk di Bakauheni

Petugas Polisi Lakukan Olah TKP di Kantor BPJS (29/11)

radartvnews.com- Satuan Pengamanan kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bandar Lampung yang menjadi korban penyekapan kawanan rampok yang beraksi pada rabu dini hari (29/11) menjalani pemeriksaan di mapolsek kedaton untuk melengkapi laporan atas kejadian tersebut.

Berita Sebelumnya : Kantor BPJS Lampung dibobol perampok

Dari keterangan Musono satpam yang menjadi korban, kejadian tersebut terjadi pada rabu dini hari sekitar pukul 02:00 wib, saat dirinya dan dua orang rekanya sedang berjaga di dalam kantor tiba tiba datang sekitar 6 orang dengan menggunakan penutup wajah menyekap dirinya dan 2 orang rekanya dengan mengancam.

”masuk langsung nyekap dan mengancam, diam jangan melawan kalau nggak saya bunuh kami diikat pake lakban dan sarung,” kata Musno (29/11). Sesudah menyekap para pelaku langsung menuju lantai dua dengan menggunakan linggis dan golok, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban sekitar Rp 3.300.000.

Wakapolsekta Kedaton AKP Teguh Wiwaha membenarkan, bahwa kejadian tersebut merupakan perampokan dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap tiga orang korban dan satu orang saksi.

“dari cctv yang terekam pelaku berjumlah enam orang masuk langsung menyekap tiga orang yang terdiri dari dua orang satpam dan satu orang pegawai lembur pelaku langsung mengasak dua brankas yang terdapat di lantai dua kantor,” ungkap Teguh.

Dari catatan kepoliisian kerugian mencapai RP 85.000.000 yang terdiri dari Rp 24.000.000 uang dalam brankas dan Rp 3.000.000 pelaku juga mengangkut beberapa barang elektronik yang jika ditotal Rp 58.000.000.

Kepolisian KSKP Bakauheni menangkap 3 tersangka perampokan kantor BPJS Kesehatan Rajabasa rabu (29/11) pukul 02:00 wib, ketiga tersangka ditangkap saat hendak kabur ke pulau jawa menggunakan mobil Daihatsu Xenia.

Polisi menangkap kawanan perampok sekitar pukul 12.00 wib, ketiga tersangka merupakan warga oku timur, Sumatera Selatan. Tertangkapnya ketiga tersangka bermula dari kecurigaan petugas atas gerak gerik ketiganya.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada kendaraan yang tumpangi ketiganya, didapati barang bukti berupa laptop, tab dan alat-alat yang digunakan untuk melakukan kejahatan perampokan.

setelah dilakukan introgasi mereka mengakui sebagaii pelaku tindak kejahatan di Bpjs Bandar Lampung.(ren/san)