Warung Makan Mie Di Kota Metro Pakai Minyak Babi

METRO- Sidak Tim Pemerinta Kota Metro yang terdiri atas perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Polisi Pamong Praja, Kepolisian dan Majelis Ulama Indonesia  (MUI) serta anggota DPRD Kota Metro yang dilakukan (8/6/2016) ke sejumlah rumah makan cukup mencengangkan.

Tim yang melakukan sidak menemukan mie olahan mengandung minyak Babi dari dua rumah makan di kota Metro. Atas temuan ini pengelola rumah makan diberikan sanksi dengan menempelkan pengumuman untuk publik jika rumah makan menggunakan bahan olahan Babi. Sebelumnya Tim sudah memasang peringatan di tiga rumah makan yaitu mie awan, mie agong dan mie tetap segar.

Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Metro Yeri Ehwan mengatakan, tujuan penempelan pengumuman dilakukan agar umat muslim dapat mengetahui makanan yang disediakan oleh pengelola tidak untuk dikonsumsi.

“ini hasil dari uji lab, dan ditemukan banyak makanan mengandung zat berbahaya,” ujar Yeri.

Nasrianto Efendi anggota DPRD Kota Metro menyampaikan, pengelola rumah makan ini telah merugikan konsumen terutama umat muslim, dalam undang-undang perlindungan konsumen, pedagang seharusnya mencantumkan peringatan zat yang terkandung didalam makanan sehingga konsumen tahu.

“sosialisasi terus dilakukan, masyarakat juga harus waspada atas makanan yang dimakan,” ujar Efendi. (yok/sep)